Headline.co.id, Pemerintah Kabupaten Demak ~ Jawa Tengah, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mempersiapkan langkah-langkah antisipatif untuk menghadapi musim kemarau 2026 yang diprediksi akan lebih kering dan panas. Langkah ini diambil berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan bahwa karakteristik musim kemarau tahun ini mirip dengan kemarau kering yang terjadi pada 2023.
Kepala BPBD Kabupaten Demak, Agus Sukiyono, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya mitigasi, termasuk pemetaan wilayah rawan dan penguatan koordinasi lintas sektor untuk mempercepat respons penanganan bencana. “Kami telah memetakan wilayah-wilayah yang rawan dan memperkuat koordinasi lintas sektor,” kata Agus, Kamis (18/6/2026).
Selain meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, BPBD juga menyiapkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jika terjadi krisis air selama musim kemarau. Beberapa wilayah yang menjadi fokus perhatian lain Kecamatan Mranggen, Karangawen, Karangtengah, dan sebagian wilayah Wedung. Desa-desa di Kecamatan Dempet dan Kebonagung juga terus dipantau karena berpotensi mengalami kekeringan.
Agus menegaskan pentingnya kesiapsiagaan di lapangan dengan melibatkan hampir 500 relawan dari berbagai komunitas kebencanaan di Kabupaten Demak. Para relawan ini akan disiagakan di sejumlah posko siaga untuk mempercepat respons ketika terjadi bencana. “Kami melibatkan hampir 500 relawan untuk memperkuat kesiapsiagaan di lapangan,” tegas Agus.
Selain itu, edukasi kepada masyarakat terus digencarkan melalui media sosial, surat edaran, dan sosialisasi langsung ke desa-desa. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menghadapi ancaman kekeringan dan mencegah terjadinya kebakaran lahan maupun permukiman. BPBD berharap berbagai langkah mitigasi yang telah disiapkan dapat meminimalkan dampak musim kemarau tahun ini serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses terhadap air bersih, tetap terpenuhi dengan baik.



















