Headline.co.id, Sumenep ~ Program TNI Manunggal Air yang dilaksanakan oleh Kodim 0827/Sumenep berhasil menyediakan sumber air bersih bagi warga Dusun Pakotan, Desa Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Program ini dilakukan di lingkungan Pondok Pesantren Istikmal dan bertujuan untuk menjawab kebutuhan dasar air bersih yang selama ini menjadi masalah bagi masyarakat setempat.
Proses pengeboran dilakukan hingga kedalaman 50 meter dan berhasil menemukan sumber air bersih. Setelah itu, dilakukan pemasangan casing pipa dan pompa submersible. Hasil uji coba menunjukkan air yang dihasilkan jernih dan memiliki debit yang melimpah. Sumber air ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sekitar 100 kepala keluarga (KK) dan mendukung aktivitas santri di Pondok Pesantren Istikmal.
Danramil 0827/11 Pasongsongan, Kapten Chb Achmad Suyanto, menyatakan bahwa keberhasilan pengeboran ini merupakan kabar baik bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan akses air bersih. “Alhamdulillah, hasil uji coba menunjukkan air yang keluar jernih dan debitnya cukup besar. Ini menjadi harapan baru bagi masyarakat dan pondok pesantren untuk mendapatkan pasokan air bersih yang lebih mudah,” ujarnya pada Senin (15/6/2026).
Kapten Achmad Suyanto menegaskan bahwa Program TNI Manunggal Air adalah bentuk kepedulian TNI dalam membantu masyarakat mengatasi kesulitan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih. “Air bersih merupakan kebutuhan dasar. Kami berharap fasilitas ini bisa dimanfaatkan dan dirawat bersama, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.
Pengasuh Pondok Pesantren Istikmal, Kiai Kholilurrohman, juga menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas adanya sumber air bersih tersebut. “Kami sangat bersyukur dengan kehadiran sumber air ini, karena sangat membantu kebutuhan pondok dan warga sekitar. Semoga membawa manfaat dan keberkahan bagi semua,” tuturnya.
Program TNI Manunggal Air merupakan salah satu inisiatif TNI Angkatan Darat melalui Disterad Mabes TNI untuk memperluas akses air bersih bagi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, terutama di wilayah yang masih mengalami keterbatasan infrastruktur air. Keberadaan sumber air ini diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan harian warga, tetapi juga menjadi faktor pendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat dan keberlangsungan aktivitas pendidikan di lingkungan pesantren.




















