Headline.co.id, Jakarta ~ Jakarta. New York Knicks mencatatkan sejarah dengan kebangkitan terbesar dalam final NBA, mengatasi defisit 29 poin untuk mengalahkan San Antonio Spurs dengan skor tipis 107-106. Pertandingan yang berlangsung di Madison Square Garden, New York, pada Kamis (11/6/2026), merupakan laga keempat dari final musim 2025/2026. Kemenangan ini menempatkan Knicks di ambang gelar juara NBA pertama mereka sejak 1973, dengan keunggulan sementara 3-1 dalam format best of seven.
Menurut laporan dari laman NBA, pelatih New York Knicks, Mike Brown, memberikan pujian atas aksi penentu kemenangan yang dilakukan oleh OG Anunoby. Anunoby berhasil mencetak poin kemenangan melalui tip-in dari bola rebound saat waktu pertandingan hanya tersisa 1,2 detik. “Itu adalah momen yang luar biasa,” ujar Brown. Aksi tersebut dimulai dari tembakan tiga angka Jalen Brunson yang memantul di ring, sebelum akhirnya disambar oleh Anunoby dengan satu tangan.
Sebelum kemenangan bersejarah ini, rekor kebangkitan terbesar di babak Final NBA dipegang oleh Boston Celtics, yang berhasil mengejar ketertinggalan 24 poin melawan Los Angeles Lakers pada tahun 2008. Dalam sejarah NBA, hanya ada satu tim yang mampu bangkit dari ketertinggalan 3-1 di babak final untuk menjadi juara, yaitu Cleveland Cavaliers pada tahun 2016.






















