Headline.co.id, Bangli ~ Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia berhasil mengungkap jaringan narkotika internasional asal Rusia dengan menyita 7,8 kilogram hashish, sejenis konsentrat ganja, di Bali. Penangkapan ini dilakukan melalui kerja sama dengan Bea Cukai terhadap dua warga negara asing (WNA) asal Rusia, yaitu seorang wanita berinisial KK (51) dan seorang pria berinisial SK (39), yang mengaku mendapatkan hashish tersebut dari Thailand.
Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Selasa (9/6/26), menyatakan bahwa tim gabungan BNN dan Bea Cukai Soekarno-Hatta menerima informasi mengenai koper mencurigakan yang dibawa oleh penumpang dari Thailand dengan tujuan Jakarta. Narkotika jenis hashish seberat 7,8 kg tersebut rencananya akan diedarkan oleh kedua pengedar asal Rusia ini ke wilayah Bali.
Kasus ini terungkap setelah petugas melakukan strategi controlled delivery atau penyerahan di bawah pengawasan untuk memantau pergerakan pelaku. Dari hasil pemantauan, KK melanjutkan perjalanan menuju Bali dengan menggunakan mobil rental dan menyeberang melalui Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Setibanya di Bali, KK bertemu dengan SK, sesama WN Rusia, yang bertindak sebagai penjemput atau pengendali di lapangan.
Namun, ketika menyadari bahwa aksi mereka telah terendus oleh petugas, SK sempat mencoba melarikan diri dengan kendaraannya dan menurunkan KK beserta koper berisi narkoba di kawasan Jalan Raya Bangli. “Aksi kejar-kejaran petugas dan pelaku pun sempat terjadi sebelum akhirnya SK berhasil dibekuk di daerah Dusun Cingang, Bangli,” ungkap Komjen Pol. Suyudi Ario Seto.
Saat ini, kedua tersangka yang merupakan WNA Rusia beserta barang bukti telah diamankan oleh pihak berwajib untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. BNN menegaskan akan terus melakukan pengembangan guna membongkar jaringan narkotika internasional ini hingga ke akar-akarnya, termasuk memburu pelaku lain yang diduga masih bersembunyi di Bali.





















