Headline.co.id, Mimika ~ Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berhasil menangkap seorang pria berinisial YM (24) yang diduga sebagai anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Kepala Air, Kodap III Ilaga. Penangkapan dilakukan pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 08.55 WIT di Pasar Kago, Kota Ilaga, Kabupaten Puncak. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengonfirmasi penangkapan ini pada Minggu (7/6).
YM diduga terlibat dalam penembakan yang menewaskan Simson Mulia, karyawan PT Freeport Indonesia, di Area Ngapua Reklamasi Enviro Bunaken Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika. Berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/1/III/2026, peristiwa tersebut terjadi pada 11 Maret 2026. YM diduga berperan sebagai pemantau pergerakan petugas keamanan dan masyarakat menggunakan teropong saat aksi berlangsung.
Selain YM, aksi penembakan tersebut diduga melibatkan anggota kelompok lainnya, termasuk JM yang telah meninggal dunia dan BM alias N yang masih dalam pencarian. Penangkapan YM merupakan hasil pengembangan penyelidikan setelah petugas memperoleh informasi mengenai keberadaannya di wilayah Ilaga. YM kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Puncak.
YM diduga melanggar beberapa pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), termasuk Pasal 459 tentang pembunuhan, Pasal 18 jo. Pasal 19 mengenai penyertaan tindak pidana, dan Pasal 466 jika ditemukan unsur perencanaan. YM juga dapat dikenakan ketentuan terkait kepemilikan dan penggunaan senjata api tanpa hak.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penangkapan ini adalah bagian dari komitmen aparat untuk menindak tegas pelaku kekerasan bersenjata. “Kami berkomitmen menghadirkan kepastian hukum bagi korban serta menjaga keamanan masyarakat Papua,” ujarnya.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyatakan bahwa penyidik masih mendalami peran YM dalam kasus ini serta kemungkinan keterlibatannya dalam tindak pidana lain di wilayah Tembagapura. “Pemeriksaan masih berlangsung secara intensif,” katanya.
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Puncak dan Polres Mimika terus melakukan pemeriksaan dan pengembangan penyidikan untuk mengungkap keterlibatan pelaku lain dalam jaringan kelompok bersenjata di Papua Tengah.























