Headline.co.id, Bangunan ~ Pemerintah Kabupaten Cilacap mengadakan acara Pajak Daerah Award 2026 di Aula BPKAD Cilacap pada Selasa, 26 Mei 2026. Acara ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada wajib pajak daerah dan pejabat pembuat akta tanah (PPAT) yang konsisten memenuhi kewajiban perpajakan. Kegiatan ini juga merupakan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pajak masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menyatakan bahwa pajak daerah adalah salah satu sumber utama pendapatan asli daerah yang berperan penting dalam pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk penghormatan kepada wajib pajak yang telah berkontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Cilacap. “Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik,” ujar Ammy.
Pemkab Cilacap juga terus memperkuat pelayanan perpajakan melalui inovasi dan digitalisasi sistem pembayaran agar lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cilacap, Luhur Satrio Muchsin, menyampaikan bahwa realisasi penerimaan pajak daerah sepanjang 2025 mencapai Rp503,96 miliar atau 102,71 persen dari target Rp490,67 miliar. Beberapa sektor pajak mencatat capaian melampaui target yang ditetapkan, seperti Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan minuman yang membukukan realisasi Rp17,46 miliar atau 139,71 persen dari target.
Selain itu, penerimaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mencapai Rp46,7 miliar atau 124,55 persen, pajak parkir sebesar 114,25 persen, dan pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) sebesar 113,77 persen. Sektor dengan kontribusi penerimaan terbesar berasal dari Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp158,14 miliar serta PBJT tenaga listrik sebesar Rp108,47 miliar.
Pemkab Cilacap menargetkan penerimaan pajak daerah tahun 2026 sebesar Rp523 miliar, meningkat sekitar Rp32,9 miliar atau 6,7 persen dibandingkan target tahun sebelumnya. “Melalui kegiatan ini, kami berharap terjalin sinergi yang semakin kuat pemerintah daerah dan para wajib pajak untuk bersama-sama mendukung pembangunan daerah,” kata Luhur.
Dalam ajang Pajak Daerah Award 2026, PT Pertamina Persero mendapatkan penghargaan The Best Taxpayer of The Year. Sementara itu, PT Pelabuhan III Cilacap meraih predikat wajib pajak terpatuh sektor PBB-P2. Penghargaan juga diberikan kepada pelaku usaha, UMKM, restoran, hotel, hingga organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai aktif mendukung peningkatan kepatuhan pajak dan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.




















