Headline.co.id, Lumajang ~ Menjelang Hari Raya Iduladha, Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan kelayakan ibadah, tetapi juga untuk menjaga keamanan pangan yang berasal dari hewan. Pemeriksaan intensif dilakukan di berbagai titik penjualan ternak untuk memastikan hewan yang dijual dalam kondisi sehat.
Kepala DKPP Kabupaten Lumajang, Retno Wulan Andari, menegaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan hewan sebagai upaya pencegahan risiko kesehatan. “Kami ingin memastikan seluruh hewan kurban yang dijual di Kabupaten Lumajang dalam kondisi sehat dan layak. Pemeriksaan ini penting agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat membeli hewan kurban,” ujarnya saat memimpin pemeriksaan bersama tim Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan serta UPTD Puskeswan Senduro, Jumat (22/5/2026).
Pengawasan ini tidak hanya mencakup pemeriksaan fisik ternak, tetapi juga bagian dari sistem pengendalian distribusi pangan asal hewan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa produk pangan yang dikonsumsi masyarakat berasal dari ternak yang sehat. Pemeriksaan dilakukan di beberapa lokasi penjualan ternak, termasuk depan SPBU Kutorenon Kecamatan Sukodono, Jalan Veteran Lumajang, dan wilayah Kelurahan Rogotrunan.
Dari hasil pemeriksaan terhadap 118 ekor ternak, yang terdiri dari enam ekor kambing dan 112 ekor domba, sebagian besar ditemukan dalam kondisi sehat dan layak untuk kurban. Namun, beberapa domba mengalami gangguan kesehatan ringan seperti sakit mata, tetapi tidak mengarah pada penyakit menular berbahaya. Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi kepada pedagang mengenai kebersihan kandang, kualitas pakan, dan langkah penanganan dini jika ditemukan gejala gangguan kesehatan pada hewan.
Data DKPP Kabupaten Lumajang mencatat bahwa hingga saat ini terdapat 993 ekor ternak yang terdata di 26 titik lapak penjualan hewan kurban, terdiri dari 213 ekor kambing dan 780 ekor domba. Melalui pengawasan berkala hingga mendekati Hari Raya Iduladha, pemerintah daerah berupaya melindungi kesehatan masyarakat dengan pendekatan preventif. Menjaga kesehatan hewan kurban tidak hanya memastikan kelayakan pelaksanaan ibadah, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keamanan pangan dan kesehatan masyarakat secara lebih luas. (MC Kab. Lumajang/RAA/An-m)




















