Headline.co.id, Gorontalo ~ Pemerintah Provinsi Gorontalo mengadakan Penilaian Kompetensi Teknis bagi 46 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gedung NKRI Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini berlangsung mulai Senin (18/5/2026) hingga Kamis (21/5/2026) untuk mengisi lowongan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dengan menerapkan Sistem Merit dan Manajemen Talenta.
Seleksi ini diikuti oleh pejabat administrator dan pejabat fungsional jenjang madya terbaik yang telah masuk dalam kelompok suksesi manajemen talenta, khususnya pada kotak talenta 7, 8, dan 9. Sebelum memasuki tahap presentasi dan wawancara, seluruh peserta telah menyelesaikan tahapan penulisan makalah kebijakan yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kota Gorontalo.
Kepala BKPSDM Provinsi Gorontalo, Budiyanto Sidiki, menjelaskan bahwa tahapan yang berlangsung saat ini merupakan kelanjutan dari proses seleksi yang telah dimulai sejak awal pekan. “Proses ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan bahwa setiap ASN yang terpilih memiliki kompetensi dan integritas yang tinggi,” ujar Budiyanto, Selasa (19/5/2026). Budiyanto menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.
Proses penilaian dilakukan secara objektif oleh tim penilai yang terdiri dari Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim, Kepala BKPSDM Budiyanto Sidiki, dan Asesor Utama Darda Daraba. Pelaksanaan agenda ini merujuk pada amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara serta Peraturan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta ASN. Regulasi tersebut menegaskan bahwa pengisian JPT harus didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, kinerja, integritas, dan moralitas secara terbuka.
Selain untuk mengisi jabatan yang lowong, penilaian kompetensi ini diproyeksikan dapat meningkatkan Indeks Profesionalitas ASN Provinsi Gorontalo. Melalui seleksi yang ketat dan transparan, Pemprov Gorontalo optimistis dapat menjaring figur pimpinan yang berkomitmen tinggi dalam memajukan daerah dan meningkatkan mutu pelayanan publik.





















