Headline.co.id, Kediri ~ Surabaya berhasil meraih gelar juara umum dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Finswimming Jawa Timur 2026 yang berlangsung di Kolam Renang Veteran Lumajang. Kejuaraan yang berakhir pada Minggu, 10 Mei 2026, ini menempatkan Surabaya di puncak klasemen dengan perolehan 34 medali emas, 40 perak, dan 33 perunggu.
Kompetisi yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh 654 atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Sebanyak 144 nomor pertandingan dipertandingkan, mencakup kategori usia dini hingga senior, dengan nomor surface, bifin, apnea, hingga estafet. Kota Kediri menempati posisi kedua dengan 21 emas, 17 perak, dan 15 perunggu, sementara Kabupaten Pasuruan berada di peringkat ketiga dengan 12 emas, 13 perak, dan 16 perunggu.
Kabupaten Malang menempati posisi keempat dengan 10 emas, sembilan perak, dan dua perunggu, diikuti oleh Kabupaten Nganjuk di posisi kelima dengan 10 emas, dua perak, dan dua perunggu. Ketua Umum Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jawa Timur, Mirza Muttaqien, menyatakan bahwa Kejurda ini merupakan bagian penting dari pembinaan atlet finswimming di Jawa Timur. “Kami ingin atlet-atlet dari daerah juga punya panggung yang sama untuk berkembang dan bermimpi lebih jauh,” ujar Mirza.
Nomor apnea menjadi salah satu yang paling menarik perhatian penonton, dengan suasana yang beberapa kali berubah hening saat atlet meluncur dari start hingga finis tanpa mengambil napas. “Di situ bukan hanya fisik yang diuji, tetapi juga mental, fokus, dan keberanian atlet,” tambahnya. Atmosfer kompetisi juga terasa di tribun penonton, di mana para orang tua dan pelatih memberikan dukungan langsung kepada atlet sejak pagi hingga malam. Beberapa atlet tampak emosional setelah menyelesaikan perlombaan.
Selain persaingan antardaerah, Kejurda Finswimming 2026 juga memberikan dampak ekonomi bagi Lumajang. Kehadiran atlet, official, pelatih, wasit, dan keluarga peserta membuat hotel, penginapan, hingga warung makan di sekitar venue ramai selama pelaksanaan kejuaraan. Hasil Kejurda tahun ini menunjukkan bahwa persaingan finswimming di Jawa Timur semakin merata dan tidak lagi hanya didominasi oleh kota besar.





















