Headline.co.id, Lhokseumawe ~ Kantor Bea Cukai Lhokseumawe, Aceh, mencatat pencapaian kinerja yang positif pada awal tahun 2026 dengan berhasil melampaui target penerimaan cukai sebelum pertengahan tahun. Hal ini terungkap dalam Dialog Kinerja dan Risiko Organisasi (DKRO) yang dipimpin oleh Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe, Bambang Sutarjo, sebagai forum evaluasi strategis atas kinerja dan pengelolaan risiko organisasi.
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Lhokseumawe, Vicky Fadian, menyatakan bahwa hingga awal triwulan II 2026, penerimaan negara yang telah dihimpun mencapai Rp185,339 miliar. Dari sektor cukai, realisasi penerimaan mencapai Rp3,18 miliar atau 101,33 persen dari target tahunan yang ditetapkan. “Capaian ini merupakan indikator positif atas efektivitas pengawasan dan optimalisasi penerimaan negara yang dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Vicky dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/5/2026).
Selain penerimaan negara, kinerja pengawasan Bea Cukai Lhokseumawe juga menunjukkan hasil signifikan. Hingga awal triwulan II 2026, petugas telah melakukan sejumlah penindakan di bidang kepabeanan dan cukai. Dalam penindakan sektor cukai, petugas berhasil menggagalkan peredaran 9,21 juta batang rokok ilegal. Selain itu, melalui sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya, Bea Cukai Lhokseumawe juga menindak peredaran narkotika jenis ganja dengan barang bukti mencapai 73.350 gram.
Di bidang pelayanan publik, Bea Cukai Lhokseumawe mencatat tingkat kepuasan pengguna jasa yang tinggi. Berdasarkan hasil survei, indeks kepuasan pengguna jasa mencapai skor 3,8 dari skala 4. Capaian tersebut dinilai mencerminkan kualitas layanan yang semakin responsif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe, Bambang Sutarjo, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi seluruh pegawai dan dukungan berbagai pihak. “Keberhasilan ini adalah hasil kerja kolektif seluruh pegawai serta dukungan masyarakat. Ke depan, konsistensi dan integritas harus terus dijaga untuk memastikan kinerja yang berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui capaian tersebut, Bea Cukai Lhokseumawe menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan penerimaan negara, memperkuat pengawasan kepabeanan dan cukai, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berimbang.



















