Headline.co.id, Batu ~ Kontingen UKM Karate Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih sepuluh medali dalam ajang Open Karate Championship Sunan Kalijaga Cup XIII yang berlangsung di Gedung Prof. Amin Abdullah, UIN Sunan Kalijaga, pada 1-2 Mei lalu. Dari sepuluh medali tersebut, delapan di antaranya adalah medali emas, satu perak, dan satu perunggu, setelah bersaing dengan 74 kontingen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Ketua UKM Karate UGM, M. Razaq, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari persiapan panjang yang telah dilakukan sejak awal tahun. “Pelatihan atlet sudah dimulai sejak awal Januari untuk mengikuti kejuaraan internasional di Malaysia pada April lalu. Dengan adanya kejuaraan nasional Open Turnamen Sunan Kalijaga CUP XIII, ini menjadi lanjutan dari persiapan panjang kami selama kurang lebih tiga bulan,” ujarnya pada Rabu (6/5).
Razaq menjelaskan bahwa keberhasilan ini juga didukung oleh sistem seleksi internal yang ketat serta dukungan dari pihak universitas. “Kami memilih maksimal dua atlet dari setiap kelas yang dipertandingkan, misalnya untuk kelas mahasiswa -55 kg putra diisi oleh dua orang atlet. UGM membantu kami dengan dana pagu yang digunakan untuk keperluan kegiatan UKM dan menyediakan tempat latihan rutin,” jelasnya.
Kesiapan mental menjadi faktor utama para atlet dalam menghadapi tekanan kompetisi sehingga dapat meraih 10 medali. Menurut Razaq, motivasi dari pelatih sangat membantu para atlet untuk memiliki mental yang semakin kuat. “Pelatih selalu menekankan bahwa semua kontingen itu setara. Tidak ada yang mudah dan tidak ada yang terlalu kuat. Mindset ini mendorong kami percaya pada kemampuan sendiri dan tenang menghadapi tekanan, baik dari dalam maupun luar diri,” tambahnya.
Razaq mengakui bahwa capaian lintas fakultas ini mencerminkan keberhasilan pembinaan bakat yang inklusif di lingkungan UGM. Ia berharap prestasi ini tidak membuat timnya berpuas diri, melainkan menjadi pijakan untuk mengharumkan nama UGM di kancah lebih luas. “Semoga prestasi ini menjadi motivasi dan batu loncatan bagi UKM Karate UGM untuk terus berprestasi baik di kancah nasional maupun internasional,” pungkasnya.
Dalam kejuaraan Open Karate Championship Sunan Kalijaga Cup XIII ini, kontingen UGM berhasil membawa pulang medali dari berbagai kategori. Zafira Nayla Mumtaz dari Fakultas Pertanian tampil gemilang dengan meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Juara 1 kategori U21 Kata Perorangan Putri dan penghargaan bergengsi Best of the Best Kata Perorangan Putri. Pada nomor kumite, emas diraih oleh Athifah Rahmadhani dari Fakultas Pertanian di kategori Senior Kumite -55 Kg Putri, Kanaya Putri Lafau dari Fakultas Hukum di kategori U21 Kumite -50 Kg Putri, dan Muhammad Razaq di kategori U21 Kumite -60Kg Putra.
Selain itu, tiga medali emas lainnya diraih dari kategori Festival Mahasiswa/Karyawan yang mempertemukan para atlet di nomor kumite putra. Francisco M. S. M. Satya dari Fakultas Kedokteran Hewan meraih emas di kategori Kumite -60 Kg Putra, diikuti oleh Sulthan Nawwafsyarif Basuki dari Fakultas Teknik yang keluar sebagai juara di kategori Kumite -67 Kg Putra, dan Naufal Dimas Rafi’i dari Sekolah Vokasi melengkapi dominasi UGM di kategori Festival dengan meraih emas di kategori Kumite -55 Kg Putra. Koleksi emas ini menunjukkan kedalaman kualitas atlet UGM yang merata di berbagai kelas dan kategori pertandingan.
Selain medali emas, kontingen juga membawa pulang medali perak dan perunggu. Dwi Wulandari dari Fakultas Pertanian berhasil membawa pulang medali perak di kategori Festival Mahasiswa/Karyawan Kata Perorangan Sabuk Hitam Putri. Sementara itu, medali perunggu berhasil diraih oleh Muhammad Faiz Darmawan dari Fakultas Ilmu Budaya di kategori U21 Kata Perorangan Putra.





















