Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Gizi Nasional (BGN) mengidentifikasi beberapa jenis makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan. Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, mengungkapkan hasil evaluasi tim investigasi pemantauan dan pengawasan menunjukkan adanya makanan yang dapat memicu mual, muntah, dan diare.
Nanik menjelaskan bahwa ketika kuah dingin dituangkan ke kondimen oleh anak-anak di sekolah, ada risiko kontaminasi bakteri e-Coli. Anak-anak dengan daya tahan tubuh yang lemah dapat langsung mengalami gangguan pencernaan akibat kontaminasi tersebut. “Kuah dingin yang disiramkan ke kondimen berpotensi tercemar bakteri e-Coli,” jelas Nanik pada Senin (20/4/2026).
Selain itu, jenis makanan lain yang sering menyebabkan gangguan pencernaan adalah berbagai jenis mi, terutama jika mi goreng dimasak langsung dengan sayuran. “Mi goreng yang dicampur langsung dengan sayuran juga berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan,” terangnya.
Nanik menambahkan bahwa makanan yang menggunakan berbagai saus juga berisiko, terutama jika dimasak dalam kondisi kurang matang dan dikonsumsi lebih dari 12 jam setelah dimasak. Beberapa anak bahkan membawa makanan tersebut pulang. “Makanan dengan saus yang dimasak kurang matang dan dikonsumsi lebih dari 12 jam bisa menyebabkan gangguan pencernaan,” ucapnya.
Untuk sementara, BGN tidak merekomendasikan jenis-jenis makanan tersebut dalam menu MBG anak-anak. Hal ini dilakukan sampai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki juru masak yang andal dan memahami tata cara memasak dengan benar.






















