Headline.co.id, Gubernur Maluku Utara ~ Sherly Laos, secara resmi meluncurkan logo dan maskot untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara Tahun 2026. Acara peluncuran ini berlangsung di Landmark Ternate pada Minggu, 12 April 2026. Porprov V yang mengusung slogan “Maluku Utara Bangkit Juara” akan diadakan pada 1 hingga 8 Juni 2026 di Kabupaten Halmahera Utara.
Sebanyak 35 cabang olahraga akan dipertandingkan dalam Porprov V, dengan partisipasi dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara. Dalam sambutannya, Sherly Laos menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan untuk memperkuat fondasi olahraga di daerah tersebut. Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga telah mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar yang diserahkan secara simbolis kepada 35 cabang olahraga.
“Kurangi formalitas, kurangi acara seremonial! Yang kita butuhkan adalah pembinaan dan penemuan potensi atlet. Kita ingin Maluku Utara tidak hanya mengekspor sumber daya alam, tetapi juga mengekspor atlet-atlet hebat ke level nasional,” ujar Sherly Laos. Ia juga menyoroti pentingnya sertifikasi pelatih untuk membangun ekosistem olahraga yang kuat dari tingkat desa hingga provinsi, sehingga dapat mencetak talenta unggul sejak usia dini.
Ketua KONI Maluku Utara, Sarbin Sehe, turut menyampaikan bahwa olahraga merupakan investasi jangka panjang di tengah keterbatasan sumber daya alam di masa depan. “Olahraga, wisata, dan budaya adalah kehidupan masa depan kita. Melalui Porprov ini, kita tidak hanya mencari juara, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi dan memperkuat persatuan,” kata Sarbin Sehe. Ia juga mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat “memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat”.
Acara peluncuran ini juga dimeriahkan dengan kegiatan jalan sehat serta peluncuran lagu resmi Porprov yang diciptakan oleh Ketua KONI Maluku Utara, yang bertujuan untuk membangkitkan semangat sportivitas. Pada kesempatan tersebut, maskot resmi Porprov V, “Si Phabir”, juga diperkenalkan. Maskot ini terinspirasi dari kuskus mata biru, satwa endemik Maluku Utara, yang dipilih untuk merepresentasikan semangat, kelincahan, dan keunikan identitas lokal.
Dengan dukungan dari DPRD dan seluruh elemen masyarakat, Maluku Utara optimistis dapat menunjukkan prestasi dan daya saing di kancah olahraga nasional.






















