Headline.co.id, Batam ~ Pemerintah Kota Batam berupaya meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Langkah ini dilakukan melalui kerja sama dengan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM). Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam, Riama Manurung, menyampaikan hal ini dalam acara Sosialisasi dan Edukasi Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG) yang digelar bersamaan dengan halalbihalal FKDM Kota Batam di Hotel Golden View, Sabtu (11/4/2026).
Riama Manurung mengapresiasi peran aktif FKDM dalam menjaga kondusivitas daerah. Ia menegaskan bahwa kolaborasi pemerintah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan masyarakat adalah kunci utama untuk mendukung pembangunan Batam yang berkelanjutan. “FKDM memiliki peran strategis sebagai mata dan telinga pemerintah. Melalui penyampaian informasi cepat terkait potensi ATHG, ini merupakan bentuk nyata bela negara sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945,” ujar Riama.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi yang telah terjalin dengan aparat penegak hukum, seperti kepolisian dan kejaksaan, dalam mendeteksi dini berbagai potensi permasalahan di tengah masyarakat. Riama berharap FKDM dapat terus konsisten mendukung pemerintah dalam menciptakan rasa aman, baik bagi masyarakat maupun investor di Kota Batam.
Ketua FKDM Kota Batam, Alwan, dalam kesempatan yang sama menyatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kepekaan masyarakat terhadap berbagai potensi gangguan yang dapat muncul. “FKDM memiliki tugas menghimpun dan menyampaikan informasi yang akurat terkait potensi gangguan di lapangan. Melalui edukasi ini, kami ingin memastikan Batam tetap aman dan nyaman bagi semua,” tambahnya.
Acara ini juga dihadiri oleh Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono, unsur Forkopimda Kota Batam, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta jajaran pengurus FKDM se-Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur/Eyv)








