Headline.co.id, Tambolaka ~ Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pendidikan inklusif dengan meresmikan Ajang Talenta Siswa Nasional Disabilitas tingkat Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Daratan Sumba. Acara ini berlangsung di halaman SLB Negeri Loura, Kecamatan Loura, pada Kamis (9/4/2026).
Ajang tersebut mencakup tiga bidang kompetisi, yaitu Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Lomba Kompetensi Siswa Nasional (LKS), dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N). Peserta yang berpartisipasi adalah siswa SLB dari berbagai wilayah di Daratan Sumba.
Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, membuka acara ini secara resmi sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah untuk memberikan kesempatan yang setara bagi siswa berkebutuhan khusus agar dapat berprestasi. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun semangat sportivitas, kemandirian, serta karakter siswa berkebutuhan khusus. Selain itu, ajang ini juga menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan antarsiswa SLB se-Daratan Sumba.
Dengan tema “Melalui O2SN SLB Kita Bangun Semangat Sportivitas dan Kemandirian Peserta Didik Berkebutuhan Khusus”, kegiatan ini sejalan dengan komitmen daerah dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Dalam sambutannya, Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan mendorong seluruh peserta untuk mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat.
“Para peserta adalah generasi hebat yang menjadi kebanggaan daerah. Diharapkan dari kegiatan ini lahir generasi yang berprestasi, mandiri, percaya diri, dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Bupati di hadapan peserta dan para pendamping. Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas, percaya diri, dan semangat pantang menyerah dalam setiap perlombaan yang diikuti.
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya terus mendorong penguatan pendidikan inklusif agar seluruh anak, termasuk penyandang disabilitas, memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang dan menunjukkan potensi terbaiknya. Dengan dibukanya ajang tersebut, seluruh rangkaian lomba O2SN, LKS, dan FLS3N tingkat SLB se-Daratan Sumba akan berlangsung selama beberapa hari ke depan di lokasi yang sama.




















