Headline.co.id, Jakarta ~ Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa sepeda motor yang dianggarkan sejak tahun 2025 untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum didistribusikan secara resmi. Pernyataan ini disampaikan untuk merespons video yang beredar di media sosial yang menampilkan sejumlah sepeda motor berlogo BGN, yang memicu berbagai spekulasi di masyarakat.
Dadan Hindayana menjelaskan bahwa sebelum sepeda motor tersebut dapat digunakan, masih diperlukan proses administrasi sebagai barang milik negara (BMN). Proses realisasi pengadaan motor ini dimulai secara bertahap pada Desember 2025. Mengenai informasi yang menyebutkan jumlah pengadaan mencapai 70 ribu unit, Dadan menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan memahami bahwa pengadaan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Program MBG di seluruh Indonesia. Konten yang beredar di media sosial menunjukkan motor listrik berlogo BGN yang dibungkus plastik, namun kebenarannya belum dapat dipastikan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak langsung menyebarkan informasi yang belum dikonfirmasi dengan jelas.






















