Headline.co.id, Bengkalis ~ Seorang personel Manggala Agni Daops Sumatera VI/Siak, Muharmizan (40), meninggal dunia saat bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Bengkalis, Riau. Kepala Daops Manggala Agni Sumatera VI/Siak, Ihsan Abdillah, menyatakan bahwa Muharmizan wafat ketika masih berada di lokasi penugasan bersama timnya. “Innalillahi wainnailaihi roji’un. Kami kehilangan salah satu personel terbaik. Almarhum wafat saat menjalankan tugas negara dalam upaya pemadaman karhutla,” ujar Ihsan pada Rabu (1/4/2026).
Muharmizan berangkat ke lokasi kebakaran di Pulau Bengkalis pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 08.30 WIB bersama tim. Setibanya di lokasi, mereka langsung melakukan pemadaman. Keesokan harinya, Senin (30/3/2026), Muharmizan melanjutkan pemadaman dari pukul 07.30 WIB hingga 17.30 WIB, sebelum kembali ke aula desa untuk beristirahat.
Sekitar pukul 19.30 WIB, Muharmizan sempat makan bersama rekan-rekannya. Namun, sekitar pukul 19.40 WIB, ia tiba-tiba terjatuh saat sedang duduk. Rekan-rekannya segera memberikan pertolongan dan memanggil petugas Puskesmas. Setelah diperiksa, petugas menyatakan bahwa Muharmizan telah meninggal dunia. “Tidak ada keluhan sebelumnya. Selama bertugas, beliau dalam kondisi baik,” kata Ihsan.
Jenazah Muharmizan kemudian dibawa menggunakan ambulans dari Desa Palkun menuju rumah duka di Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak. Ihsan menyebut bahwa almarhum telah mengabdi selama kurang lebih 20 tahun di Manggala Agni Siak. “Beliau dikenal sebagai pribadi yang baik, tulus, dan tenang. Dalam setiap tugas, selalu hadir tanpa mengeluh,” tambahnya.
Ihsan juga menambahkan bahwa Muharmizan memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan masyarakat, terutama dalam upaya pencegahan karhutla. “Atas nama keluarga besar Manggala Agni, kami mendoakan semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tandas Ihsan.








