Headline.co.id, Badan Meteorologi ~ Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa gempa berkekuatan M7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026, disebabkan oleh aktivitas sesar naik di Busur Belakang Flores. Gempa ini terjadi pada pukul 10:45 WIB dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.
Menurut Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, gempa tersebut berpusat di laut dengan kedalaman 10 kilometer. Lokasi tepatnya berada di 123 kilometer barat laut Larantuka, NTT. Dwikorita menjelaskan bahwa gempa ini merupakan jenis gempa tektonik yang dipicu oleh aktivitas sesar naik, yang merupakan bagian dari sistem sesar aktif di wilayah tersebut.
BMKG juga mencatat bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. “Kami terus memantau perkembangan dan akan memberikan informasi terkini kepada masyarakat,” ujar Dwikorita dalam keterangan persnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah antisipasi, BMKG telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat. Masyarakat di sekitar lokasi gempa diharapkan untuk mengikuti arahan dari pihak berwenang dan tetap tenang. BMKG juga mengingatkan pentingnya edukasi dan latihan kesiapsiagaan bencana untuk mengurangi risiko dan dampak dari gempa bumi di masa mendatang.

![[HOAKS] Polda Jabar Gelar Operasi Razia Pajak di Jalan Tol](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/08/hoaks-polda-jabar-gelar-operasi-razia-pajak-di-jalan-tol.jpg)

















