Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Kabupaten Aceh Besar tengah mempersiapkan usulan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tahun 2026. Persiapan ini dilakukan melalui rapat koordinasi yang dipimpin oleh Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, di Dekranasda Aceh Besar pada Sabtu, 28 Maret 2026. Rapat tersebut bertujuan untuk memastikan perencanaan kebutuhan pegawai dilakukan secara tepat, terukur, dan sesuai dengan prioritas pelayanan publik.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Besar Syukri A Jalil, Sekretaris Daerah Bahrul Jamil, para asisten Sekretariat Daerah Kabupaten (Sekdakab), serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Dalam arahannya, Bupati Aceh Besar menekankan pentingnya penyusunan formasi ASN yang mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi sumber daya manusia, dan kemampuan keuangan daerah agar hasilnya efektif.
Muharram Idris menyatakan bahwa perencanaan formasi ASN harus disusun secara komprehensif dengan memperhatikan kebutuhan riil di setiap sektor. “Perencanaan formasi ASN harus disusun secara komprehensif dengan melihat kebutuhan riil di setiap sektor, sehingga mampu mendukung peningkatan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik,” ujarnya. Ia juga mendorong Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap kebutuhan pegawai di seluruh perangkat daerah, termasuk tenaga teknis dan spesialis sesuai kebutuhan masing-masing bidang.
Menurut Bupati, langkah ini penting agar Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memiliki peta kebutuhan sumber daya manusia yang akurat, yang akan menjadi dasar kuat dalam pengajuan formasi ASN ke pemerintah pusat. Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Besar Syukri A Jalil menekankan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah agar usulan formasi yang disusun bersifat objektif dan sesuai dengan prioritas pembangunan.
“Sinkronisasi data dan kebutuhan antar OPD sangat penting, sehingga formasi yang diusulkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan dan tidak terjadi ketimpangan,” kata Syukri A Jalil. Ia berharap hasil rapat koordinasi ini mampu menjadi landasan dalam penyusunan formasi ASN 2026 yang efektif, efisien, dan menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Dengan perencanaan yang matang, Pemkab Aceh Besar optimistis bahwa kebutuhan ASN ke depan akan lebih adaptif terhadap tantangan birokrasi modern serta mendukung percepatan pembangunan daerah.





















