Headline.co.id, Banyuasin ~ Polda Sumatera Selatan (Sumsel) dan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memperkuat kerja sama untuk memastikan keamanan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan objek vital energi menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 H. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi Polda Sumsel dalam mengantisipasi potensi gangguan distribusi energi di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang mudik Lebaran.
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum, menyambut langsung rombongan Pertamina yang dipimpin oleh Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto, beserta jajaran manajemen regional. Kapolda menyoroti antrean kendaraan di sejumlah SPBU pada jalur keluar kota seperti Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan Banyuasin yang berpotensi menimbulkan kemacetan serta keresahan masyarakat.
Untuk mengatasi hal tersebut, Polda Sumsel mendorong pengawasan ketat terhadap distribusi BBM guna mengantisipasi penimbunan, pengisian berulang menggunakan kendaraan modifikasi, maupun penyalahgunaan distribusi oleh oknum tertentu. Menjelang Operasi Ketupat Musi 2026, Kapolda juga meminta dilakukan pemetaan titik rawan distribusi BBM, termasuk pada jalur tol fungsional, jalur arteri utama, rest area, serta kawasan dengan potensi lonjakan konsumsi BBM.
Kapolda juga menyinggung pentingnya pengelolaan sumur minyak rakyat di sejumlah wilayah Sumatera Selatan dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, serta kepastian legalitas. Sementara itu, Erwin Dwiyanto menjelaskan bahwa wilayah operasional Sumbagsel mencakup lima provinsi, yakni Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Bangka Belitung. Oleh karena itu, koordinasi dengan Polda Sumsel menjadi penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi.
Kapolda Sumsel menegaskan bahwa distribusi BBM memiliki dampak luas terhadap stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat. “Distribusi BBM bukan hanya urusan pasokan, tetapi juga menyangkut stabilitas sosial dan ekonomi. Polda Sumsel siap hadir di setiap titik yang memerlukan pengamanan, mulai dari depot hingga SPBU,” jelas Irjen Pol. Sandi pada Kamis (12/3/26).
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H, menambahkan bahwa Polda Sumsel bersama Pertamina akan terus berkoordinasi untuk memastikan distribusi BBM dan LPG berjalan lancar, khususnya menjelang Ramadan dan arus mudik Lebaran. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepahaman untuk memperkuat koordinasi operasional serta mematangkan pemetaan titik rawan distribusi energi menjelang Operasi Ketupat Musi 2026.























