Headline.co.id, Paringin ~ Sistem penanganan logistik kebencanaan yang diterapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan mendapat apresiasi dari BPBD Provinsi Kalimantan Selatan. Sistem distribusi yang menjangkau hingga tingkat desa melalui integrasi program kewilayahan dianggap sebagai inovasi yang patut dicontoh oleh kabupaten dan kota lain di Kalimantan Selatan.
Apresiasi ini diberikan saat tim dari Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Kalsel melakukan kunjungan monitoring ke Kantor BPBD Balangan. Kunjungan yang dipimpin oleh Kepala Bidang dan Kasubdit Logistik tersebut bertujuan untuk memantau sistem persediaan logistik sebelum melanjutkan perjalanan dinas ke Kabupaten Tabalong.
Dalam pertemuan tersebut, BPBD Balangan memaparkan inovasi standar respons cepat yang dikemas dalam sistem Sisilogbana. Melalui skema ini, pengelolaan bantuan tidak lagi terpusat di gudang kabupaten, melainkan telah didistribusikan ke tiap kecamatan. Langkah ini diambil untuk memangkas waktu distribusi saat status darurat ditetapkan di wilayah terpencil.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H Rahmi, pada Rabu (11/3/2026) menjelaskan bahwa penguatan logistik ini dilakukan dengan menyinkronkan program Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) serta Desa Tangguh Bencana (Destana). Dengan label tersebut, setiap desa kini memiliki mandat untuk mengelola dan menyediakan stok logistik secara mandiri di tingkat akar rumput.
Keterlibatan aktif perangkat desa dalam penyediaan bantuan pangan dan peralatan darurat menunjukkan adanya gotong royong lintas jenjang. Hal ini memastikan masyarakat yang terdampak bencana tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan bantuan dasar karena stok sudah tersedia di wilayah terdekat.
“Penguatan logistik ini dilakukan dengan menyinkronkan program Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) serta Desa Tangguh Bencana (Destana),” jelas H Rahmi.
Rahmi menambahkan, keterkejutan tim monitoring provinsi didasari pada progres nyata di lapangan yang diakui berbagai pihak. Pola sinergi ini dianggap sebagai pengunci efektivitas penanggulangan bencana di daerah yang memiliki tantangan geografis seperti Balangan.
Keberhasilan sistem distribusi ini membuat BPBD Provinsi Kalsel menaruh kepercayaan tinggi terhadap manajemen logistik di Bumi Sanggam. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh bidang di BPBD Balangan atas tren positif yang ditunjukkan dalam beberapa waktu terakhir.
“Ke depan, penguatan koordinasi BPBD, kecamatan, dan desa akan terus ditingkatkan guna menjaga stabilitas stok logistik,” ungkapnya.
Konsistensi ini diharapkan menjadi jaminan bahwa Balangan selalu siap menghadapi potensi bencana alam dengan dukungan logistik yang kuat dan terorganisir. (MC Balangan/el)




















