Headline.co.id, Kubu Raya ~ Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kembali mengadakan kegiatan Safari Ramadan yang kali ini berlangsung di Masjid Khairussa’adah, Desa Kubu, Kecamatan Kubu, pada Selasa (3/3/2026). Acara ini juga dirangkaikan dengan operasi pasar murah yang bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya bersama Bupati Kubu Raya, Sujiwo, hampir genap satu tahun memimpin daerah tersebut di tengah tantangan fiskal yang cukup berat. “Alhamdulillah, kami hampir satu tahun dipercaya masyarakat. Di awal masa jabatan kami langsung dihadapkan pada efisiensi anggaran. Tahun ini anggaran kita bahkan dipotong hampir Rp397 miliar, sementara anggaran infrastruktur per tahun hanya sekitar Rp292 miliar,” ujarnya.
Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, Sukiryanto menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berupaya mencari dukungan dari pemerintah pusat agar pembangunan dapat terus berjalan. Melalui komunikasi intensif dengan pemerintah pusat, Kabupaten Kubu Raya berhasil memperoleh tambahan dukungan anggaran hampir Rp500 miliar untuk pembangunan infrastruktur. “Kami tidak tinggal diam. Kami menjemput bola ke pusat dan alhamdulillah mendapat dukungan sehingga pembangunan tetap berjalan, termasuk pengaspalan jalan yang saat ini sudah mulai dikerjakan menggunakan dana pusat,” jelasnya.
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Safari Ramadan juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat. Sukiryanto menyatakan bahwa pemerintah daerah telah mengantisipasi potensi kelangkaan LPG menjelang Idulfitri dengan menyiapkan tambahan pasokan. “Pak Bupati sudah mengantisipasi kelangkaan LPG menjelang Idulfitri. Mudah-mudahan melalui operasi pasar ini, baik LPG maupun sembako dapat membantu masyarakat dan menjaga harga tetap stabil,” ujarnya saat meninjau kegiatan pasar murah.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memantau perkembangan harga bahan pokok melalui rapat pengendalian inflasi serta koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Pertamina dan aparat keamanan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada distributor yang menahan pasokan atau menjual barang di atas harga yang telah ditetapkan. “Kami meminta penyalur yang telah ditunjuk pemerintah benar-benar mengutamakan kepentingan masyarakat, bukan mencari keuntungan pribadi. Jika ada kejanggalan, segera laporkan agar dapat ditindaklanjuti,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sukiryanto juga mengimbau pengurus masjid dan masyarakat yang memiliki lembaga sosial untuk membentuk dan mendaftarkan yayasan secara resmi ke Kementerian Hukum dan HAM. Menurutnya, langkah tersebut penting agar lembaga sosial dapat menerima bantuan pemerintah secara legal dan transparan.
Safari Ramadan di Kecamatan Kubu diharapkan tidak hanya mempererat hubungan pemerintah daerah dan masyarakat, tetapi juga membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta memastikan pembangunan tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran.


















