Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) telah merilis Panduan Pendidikan Kebencanaan serta Petunjuk Teknis (Juknis) Pembelajaran untuk Satuan Pendidikan yang Terdampak Bencana. Langkah ini diambil untuk memastikan hak belajar siswa tetap terpenuhi dan membangun budaya kesiapsiagaan bencana di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Kepala BSKAP, Toni Toharudin, menyatakan bahwa panduan ini merupakan langkah strategis untuk mencapai tujuan tersebut.
Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikdasmen, Laksmi Dewi, menjelaskan bahwa dalam situasi bencana, satuan pendidikan diberikan kebebasan untuk menyesuaikan kurikulum secara mandiri. Juknis ini menekankan pada prioritas materi, di mana sekolah tidak diwajibkan menyelesaikan seluruh capaian pembelajaran. Fokus utama diarahkan pada dukungan psikososial, keselamatan diri, mitigasi bencana, serta literasi dan numerasi esensial.
Asesmen Fleksibel memungkinkan penilaian hasil belajar dilakukan secara sederhana, seperti melalui portofolio atau penugasan, tanpa harus mengadakan ujian tertulis yang kaku di akhir semester. Metode Adaptif memungkinkan pembelajaran dilaksanakan melalui tatap muka terbatas atau pembelajaran mandiri sesuai dengan kondisi sarana yang tersedia di daerah terdampak.
Jamjam Muzaki, perwakilan Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Kemendikdasmen, menekankan pentingnya pemahaman risiko berdasarkan data. “Saat ini, lebih dari 50 persen satuan pendidikan di Indonesia terpapar lebih dari satu ancaman bencana. Kemendikdasmen menargetkan pada tahun 2029, sebanyak 80 persen pemerintah daerah telah memiliki regulasi SPAB dan 75 persen siswa teredukasi menjadi siswa siaga bencana,” jelasnya.
Kemendikdasmen mengajak seluruh elemen, mulai dari dinas pendidikan, kepala sekolah, hingga guru, untuk mengintegrasikan pendidikan kebencanaan ke dalam kurikulum baik secara intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Semua dokumen Panduan Pendidikan Kebencanaan dan Juknis Pembelajaran ini dapat diunduh secara gratis melalui laman resmi kurikulum.kemendikdasmen.go.id.



















