Headline.co.id, Demak ~ Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintoro 1 Demak, Satya Pratama, memberikan klarifikasi terkait isu nominal Makan Bergizi Gratis (MBG) yang beredar di media sosial. Satya menegaskan bahwa pembagian MBG di dapur yang dikelolanya telah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Pernyataan ini disampaikan Satya saat dihubungi tim pemberitaan Kominfo pada Jumat (27/2/2026).
Satya menjelaskan bahwa untuk porsi besar, nominal yang ditetapkan adalah Rp10.000, sedangkan untuk porsi kecil sebesar Rp8.000. Nominal tersebut telah sesuai dengan ketentuan program yang berlaku. “Untuk dapur yang saya kelola, nominal MBG yang dibagikan sudah sesuai dengan ketentuan, yaitu porsi besar Rp10.000 dan porsi kecil Rp8.000,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa dalam menentukan menu MBG, pihaknya tidak hanya berpatokan pada nominal anggaran, tetapi juga memperhatikan kandungan gizi dalam setiap porsi makanan. Beberapa komponen gizi yang menjadi pertimbangan lain energi, protein, serat, karbohidrat, dan lemak. Dengan demikian, makanan yang dibagikan tetap memenuhi prinsip gizi seimbang bagi peserta didik.
Terkait menu MBG selama bulan Ramadhan yang disebut-sebut lebih banyak berupa makanan kering, Satya menjelaskan bahwa hal tersebut mengacu pada Surat Edaran Nomor 03 Tahun 2026 tentang Pelayanan Program MBG pada Bulan Ramadhan dan Libur Imlek. Dalam surat edaran tersebut dijelaskan bahwa menu yang dibagikan menyesuaikan kondisi, yakni berupa makanan kering yang lebih tahan lama. Meski demikian, kandungan gizinya tetap diperhatikan agar tetap padat gizi dan sesuai kebutuhan. “Ada penyesuaian agar tetap sesuai prinsip makanan kering dan tahan lama, namun tetap memperhatikan nilai gizi,” ungkapnya.
Untuk memastikan kualitas dan kuantitas makanan tetap terjaga, SPPG melakukan evaluasi rutin setiap hari. Evaluasi dilakukan oleh ahli gizi bersama Kepala SPPG, termasuk berkoordinasi dengan PIC di lapangan guna menampung kritik dan saran sebagai bahan perbaikan. Dengan mekanisme tersebut, diharapkan program MBG dapat berjalan sesuai standar dan terus mengalami peningkatan kualitas pelayanan.
Satya juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum tentu benar. “Kami mohon masyarakat lebih bijak dalam bermedia sosial agar informasi tidak menjadi bola liar. Jika ada yang ingin ditanyakan terkait harga maupun makanan yang diberikan, silakan konsultasi langsung dengan Kepala SPPG,” tambahnya. (Red-kmf/apj/eyv).






















