Headline.co.id, Barito Kuala ~ Safari Ramadan di Kabupaten Barito Kuala tidak hanya menjadi ajang silaturahmi keagamaan, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menggelar kegiatan Safari Ramadan di Kawasan Bawah Jembatan Barito untuk mendorong pemberdayaan UMKM dan membuka jalan bagi pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi lokal.
Acara yang berlangsung pada Rabu (25/2/2026) ini dihadiri oleh Bupati Barito Kuala Bahrul Ilmi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta masyarakat dari Kecamatan Anjir Pasar dan Anjir Muara. Dalam sambutannya, Bupati Bahrul Ilmi menekankan bahwa Safari Ramadan adalah sarana strategis untuk memperkuat hubungan pemerintah dan masyarakat serta membangun kebersamaan dalam pembangunan daerah.
“Safari Ramadan merupakan momentum menjaga silaturahmi pemerintah dan masyarakat agar tetap harmonis, saling menghormati, dan bersama-sama membangun Kabupaten Barito Kuala,” ujar Bupati Bahrul Ilmi.
Selain kegiatan keagamaan, pemerintah daerah mulai memetakan potensi ekonomi kawasan bawah Jembatan Barito sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat berbasis UMKM. Menurut Bupati, pengembangan kawasan tersebut adalah langkah awal untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan daya saing Barito Kuala di tingkat regional Kalimantan Selatan.
“Kita ingin desa-desa di Barito Kuala ikut mengembangkan UMKM. Ini peluang besar agar daerah kita mampu bersaing dengan kabupaten dan kota lain di Kalimantan Selatan,” katanya.
Penguatan UMKM dinilai menjadi strategi penting dalam memperluas lapangan kerja sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan rencana kunjungan Gubernur Kalimantan Selatan yang dijadwalkan hadir pada Safari Ramadan berikutnya, 5 Maret mendatang.
Kunjungan tersebut akan diikuti dengan peresmian fasilitas olahraga (playground) milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di kawasan bawah Jembatan Barito, yang diharapkan menjadi ruang publik baru bagi masyarakat dan anak-anak. Keberadaan fasilitas tersebut diproyeksikan mendukung aktivitas sosial masyarakat sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan sebagai ruang ekonomi dan rekreasi terpadu.
Sebagai bentuk kepedulian sosial selama Ramadan, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menyalurkan bantuan sebesar Rp25 juta kepada masjid-masjid di wilayah Anjir Pasar dan Anjir Muara. Dukungan tambahan juga diberikan oleh Bank Kalsel melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Kegiatan Safari Ramadan ditutup dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah agama, penyerahan bantuan secara simbolis, serta buka puasa bersama yang memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong masyarakat. Melalui pendekatan yang memadukan nilai spiritual dan pembangunan ekonomi, Safari Ramadan di Barito Kuala menjadi contoh bagaimana agenda keagamaan dapat sekaligus menjadi ruang konsolidasi pembangunan daerah, memperkuat solidaritas sosial, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat.








