Headline.co.id, Jakarta ~ Jakarta. Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp12,83 triliun untuk paket stimulus ekonomi pada kuartal pertama tahun 2026. Stimulus ini akan mencakup diskon tiket transportasi, potongan tarif jalan tol, dan bantuan sosial (bansos). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa stimulus tersebut akan diberikan selama periode Februari hingga Maret 2026, dan tidak termasuk diskon tarif listrik. “Tidak ada diskon tarif listrik di 2026,” tegas Menko Airlangga pada Selasa (3/2/2026).
Dari total anggaran tersebut, Rp200 miliar dialokasikan untuk diskon transportasi, sementara sekitar Rp12 triliun akan digunakan untuk bansos. Pemerintah berencana memberikan diskon tiket pesawat hingga 16 persen, yang termasuk insentif berupa Pajak Pertambahan Nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) khusus untuk tiket pesawat kelas ekonomi penerbangan domestik. “Diskon ini akan membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Menko Airlangga.
Selain itu, untuk transportasi laut dan kereta api, potongan tarif tiket akan mencapai 30 persen. Pemerintah juga menyiapkan diskon tarif jalan tol hingga 20 persen. “Kami berharap ini dapat meningkatkan mobilitas masyarakat selama periode liburan,” tambah Menko Airlangga.
Meskipun Menko Airlangga tidak menjelaskan secara rinci waktu penerapan diskon, ia memastikan bahwa paket stimulus tersebut akan diberikan selama periode libur Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2026. “Kami ingin memastikan masyarakat dapat merayakan dengan lebih nyaman,” tutup Menko Airlangga.






















