Headline.co.id, Indramayu ~ Kabupaten Indramayu kembali meraih prestasi di tingkat nasional dengan mendapatkan penghargaan kategori Madya dalam Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026. Penghargaan tersebut diterima oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, dalam acara yang berlangsung di Ballroom JIEXPO, Jakarta Pusat, pada Selasa (27/1/2026). Acara ini merupakan bagian dari Deklarasi dan Pencanangan UHC yang bertujuan memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang berhasil menjamin kesehatan bagi mayoritas penduduknya.
Penghargaan ini menegaskan komitmen Kabupaten Indramayu dalam memastikan akses layanan kesehatan yang merata. Bupati Lucky Hakim menyatakan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja keras seluruh elemen di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam membangun sistem kesehatan yang inklusif. “Ini adalah buah dari kerja keras kita semua,” ujarnya. Bupati juga menekankan bahwa penghargaan ini harus menjadi motivasi bagi tenaga medis dan birokrasi kesehatan di Indramayu untuk terus berinovasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, dr. Wawan Ridwan, menjelaskan bahwa dalam UHC Awards 2026 terdapat tiga kategori penghargaan, yaitu Utama, Madya, dan Pratama. Kabupaten Indramayu berhasil meraih kategori Madya. Penghargaan ini diberikan oleh BPJS Kesehatan karena Pemkab Indramayu dinilai berhasil memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat selama kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati H. Syaefudin. Hal ini terlihat dari capaian kepesertaan JKN yang telah mencapai minimal 98 persen, tingkat keaktifan peserta di atas 85 persen, serta kepatuhan pemerintah daerah dalam pendaftaran dan pembayaran iuran PBPU pemerintah daerah.
Wawan menambahkan bahwa Pemkab Indramayu telah mendaftarkan masyarakat sebagai peserta JKN sejak 2018 dan pertama kali meraih UHC Award kategori Pratama pada Juli 2024. Program UHC kemudian diperkuat dari Oktober 2024 hingga Desember 2025, yang akhirnya membawa Indramayu ke kategori Madya pada 2026. Menurutnya, dampak program JKN kini semakin dirasakan oleh masyarakat, berkat kebijakan kesehatan yang sejalan dengan RPJMN dan kepedulian pimpinan terhadap perlindungan kesehatan warga. “Peran kepala daerah sangat kuat dalam menetapkan kebijakan kesehatan,” katanya. (Mc Indramayu/Isn/wns)






















