Headline.co.id, Kebumen ~ Kereta Api (KA) Gajayana relasi Malang–Jakarta menabrak sebuah truk tronton di perlintasan Kutowinangun–Prembun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Selasa (27/1/2026) malam. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.32 WIB saat kereta melaju dari arah timur ke barat meninggalkan Stasiun Prembun menuju Stasiun Kutowinangun. Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia, yakni sopir truk, serta dua korban lainnya mengalami luka-luka, termasuk petugas palang pintu.
Berdasarkan kronologi di lapangan, KA Gajayana melintas jalur tersebut dengan kecepatan operasional. Pada waktu hampir bersamaan, sebuah truk tronton tanpa muatan bernomor polisi L 8861 UC melaju di Jalan Nasional Kebumen–Yogyakarta dan masuk ke perlintasan jalan langsung (PJL) yang memotong jalur rel aktif.
Saat kereta mendekati perlintasan, truk tronton tetap melaju dan menerobos lintasan. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari. Lokomotif KA Gajayana menghantam bagian depan truk dengan keras.
Akibat benturan tersebut, kabin truk ringsek total dan kendaraan terpental hingga tercebur ke sungai di sisi jalur rel. Sopir truk meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, dua korban lainnya mengalami luka-luka dan segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Dampak kecelakaan juga merusak fasilitas perlintasan. Berdasarkan rekaman siaran langsung warga di media sosial TikTok akun @wishnow, pos PJL di lokasi kejadian hancur, serta satu unit sepeda motor milik petugas perlintasan yang berada di sekitar lokasi turut mengalami kerusakan parah.
Kereta sempat berhenti di lokasi untuk dilakukan berhenti luar biasa guna pengecekan kondisi lokomotif dan rangkaian. Setelah dinyatakan aman, KA Gajayana kembali melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Gambir, Jakarta.
Aparat kepolisian langsung memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi kejadian. Proses evakuasi truk tronton dari sungai dilakukan secara bertahap dengan melibatkan petugas gabungan, mengingat posisi kendaraan berada dekat jalur rel aktif.





















