Headline.co.id, Batang ~ Persibat Batang mengalami kekalahan dalam pertandingan pertama putaran kedua Liga 4 Jawa Tengah melawan ISP Purworejo. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Moh. Sarengat Batang, Kabupaten Batang, pada Kamis (15/1/2026) ini berakhir dengan skor 0-1 untuk keunggulan tim tamu.
Manajer Persibat Batang, Achmad Dahlan, menyatakan bahwa timnya, Laskar Alas Roban, harus mengakui keunggulan ISP Purworejo setelah gol tercipta di akhir babak kedua. Sejak awal pertandingan, kedua tim saling menyerang dengan intensitas tinggi. Persibat Batang mendominasi permainan dan menciptakan banyak peluang, namun gagal memanfaatkannya menjadi gol.
“Persibat Batang tampil dominan dan menciptakan sejumlah peluang emas, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut gagal berbuah gol. Petaka justru datang pada menit-menit akhir pertandingan. Berawal dari tendangan bebas ISP Purworejo, terjadi kemelut di depan gawang Persibat,” jelas Achmad Dahlan.
Gol kemenangan ISP Purworejo terjadi setelah bola liar dari kemelut di depan gawang berhasil dimanfaatkan oleh pemain ISP, mengubah skor menjadi 0-1 hingga peluit panjang dibunyikan. Meskipun kalah, Persibat Batang masih memimpin klasemen sementara Grup dengan enam poin, namun posisi ini belum menjamin lolos ke babak 16 besar.
Achmad Dahlan mengakui bahwa timnya bermain di bawah performa terbaik. Ia menilai kekalahan ini disebabkan oleh mental pemain yang terlalu percaya diri setelah meraih dua kemenangan sebelumnya. “Anak-anak overconfident. Setelah menang dua kali, termasuk di kandang ISP, mereka terlalu euforia dan menganggap enteng pertandingan di rumah sendiri,” ungkapnya.
Selain faktor mental, Dahlan juga menyoroti kelemahan taktis dan teknis yang muncul di lapangan. Persibat dinilai terlalu fokus menyerang sehingga terlambat turun saat menghadapi serangan balik lawan. “Banyak bola terbuang, shooting off target, dan passing yang tidak tepat. Itu jadi bahan evaluasi serius kami,” terangnya.
Pelatih dan manajemen langsung mengadakan evaluasi pada malam hari setelah pertandingan untuk membahas kesalahan-kesalahan yang terjadi serta mempersiapkan laga berikutnya. Mengenai peluang lolos ke babak 16 besar, Dahlan menjelaskan bahwa Persibat masih memiliki peluang besar. Jika pertandingan Wijaya Kusuma melawan ISP Purworejo berakhir imbang, Persibat dipastikan melaju ke fase selanjutnya.
“Pertandingan terakhir melawan Wijaya Kusuma di Cilacap nanti juga akan menentukan posisi juara grup,” pungkasnya. Dalam format kompetisi Liga 4 Jawa Tengah, dua tim teratas dari setiap grup, yakni juara dan runner-up, berhak melaju ke babak 16 besar. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)





















