Headline.co.id, Paringin ~ UPTD Puskesmas Tanah Habang telah meluncurkan program inovatif bernama PergiKesini, yang merupakan singkatan dari Pemeriksaan Gigi Pada Anak Usia Dini. Program ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan dan kualitas pemeriksaan kesehatan gigi serta pemantauan tumbuh kembang anak usia dini di wilayah kerja Puskesmas Tanah Habang.
Program PergiKesini hadir sebagai tanggapan terhadap pentingnya deteksi dini stunting dan gangguan perkembangan anak yang sering kali terlambat ditangani akibat rendahnya kesadaran dan keterbatasan akses layanan kesehatan. Kepala UPTD Puskesmas Tanah Habang, Gusti Rahmiati, pada Rabu (14/1/2026), menjelaskan bahwa PergiKesini bukan sekadar nama, melainkan sebuah sistem pelayanan kesehatan anak yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Program ini mencakup berbagai pemeriksaan menyeluruh, mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK), hingga edukasi gizi bagi orang tua. “Kami ingin memastikan tidak ada anak yang terlewat dalam pemantauan kesehatan. Melalui PergiKesini, kami melakukan pendekatan jemput bola dan menyederhanakan alur layanan agar orang tua merasa nyaman dan rutin memeriksakan anaknya,” ujar Gusti.
Gusti menekankan bahwa PergiKesini memiliki sejumlah keunggulan dibanding pemeriksaan rutin, seperti sistem pelaporan terpadu berbasis digital untuk pemantauan jangka panjang, edukasi interaktif bagi orang tua terkait pola asuh dan Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA), serta kolaborasi lintas sektor dengan kader posyandu dan tokoh masyarakat.
Dengan inovasi ini, Puskesmas Tanah Habang berharap dapat menekan angka stunting secara signifikan serta meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang. Program PergiKesini juga diharapkan menjadi percontohan bagi fasilitas kesehatan lain dalam menghadirkan layanan yang inovatif dan tepat sasaran.
Masyarakat menyambut positif kehadiran program tersebut. Salah satu orang tua balita, Siti Aminah, mengaku sangat terbantu dengan layanan yang lebih komprehensif. “Sekarang pemeriksaannya lebih detail. Kami jadi tahu apakah perkembangan anak sudah sesuai usianya dan apa yang harus dilakukan jika ada kekurangan,” ujarnya. (MC Balangan/el)




















