Headline.co.id, Jambi ~ Pemerintah daerah Jambi menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan berbasis riset. Pada Sabtu (10/1/2026), Gubernur Jambi Al Haris bersama Wali Kota Jambi Maulana membuka acara puncak Simposium dan Expo Riset Pelajar Nurul Ilmi Jambi yang berlangsung di Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi.
Acara ini mengusung tema “Membangun Generasi Nurul Ilmi yang Tangguh, Cerdas, dan Berakhlak Mulia Melalui Riset dan Projek Ilmiah Menuju Jambi Mantap”. Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi pelajar untuk memamerkan hasil riset dan proyek ilmiah mereka sebagai bekal dalam membangun masa depan daerah. Expo ini juga berfungsi sebagai ajang evaluasi peningkatan mutu pembelajaran lintas jenjang dan mata pelajaran, dengan fokus pada penguatan nalar kritis dan kreativitas.
Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa daerah yang tidak bergantung pada sumber daya alam harus mengandalkan kualitas SDM. Oleh karena itu, investasi pendidikan, terutama yang menumbuhkan riset dan proses ilmiah, menjadi kunci daya saing Kota Jambi. “Kota-kota maju yang minim SDA bertumpu pada SDM. Kota Jambi juga harus demikian. Kami mengapresiasi Yayasan Nurul Ilmi yang konsisten fokus pada peningkatan kualitas SDM,” ujar Maulana.
Ia menambahkan bahwa simposium dan expo riset penting untuk melatih siswa berpikir kritis, mencintai ilmu pengetahuan, serta memahami proses analisis dan kajian ilmiah sejak dini. Menurutnya, upaya ini berkontribusi langsung pada penguatan kualitas manusia dan menjaga tren positif Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi. “Riset melatih anak-anak berpikir kritis dan analitis. Ini bagian penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pembangunan manusia Kota Jambi,” tegasnya.
Maulana juga menilai Yayasan Nurul Ilmi sebagai salah satu institusi pendidikan yang konsisten menyumbang kualitas SDM daerah, tercermin dari karya dan presentasi ilmiah siswa pada ajang tersebut. Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menegaskan bahwa pemantapan SDM merupakan pilar utama visi pembangunan Provinsi Jambi. Kekayaan alam, kata dia, tidak akan bernilai optimal tanpa SDM yang unggul. “SDM harus menjadi nilai tertinggi. SDA melimpah tanpa SDM andal akan sia-sia. Kami berterima kasih kepada pendiri dan jajaran Yayasan Nurul Ilmi atas kontribusinya di bidang pendidikan,” ujar Al Haris.
Ia menilai expo riset sebagai bukti bahwa pendidikan tidak berhenti pada capaian akademik, tetapi juga membentuk karakter, orientasi masa depan, dan jiwa kewirausahaan siswa. Dari ruang-ruang riset inilah, lanjutnya, diharapkan lahir talenta muda Jambi yang siap menjadi penggerak pembangunan daerah. “Aset Jambi ke depan harus dikelola oleh anak-anak Jambi yang berpotensi dan berkemampuan. Dari sinilah akan lahir generasi penerus yang melanjutkan pembangunan,” pungkas Al Haris.
Kegiatan ini menegaskan arah kebijakan pendidikan daerah yang menempatkan riset dan inovasi sebagai fondasi pembangunan SDM berdaya saing menuju Generasi Emas 2045.


















