Headline.co.id, Lumajang ~ Bupati Lumajang Indah Amperawati menemui kontingen atlet pelajar Kabupaten Lumajang yang mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah Jawa Timur (POPDA Jatim) di Kabupaten Ngawi, Sabtu (7/11/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan dukungan moral kepada para atlet yang sedang bertanding membawa nama Kabupaten Lumajang. Dalam pertemuan itu, Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Indah mendorong para atlet memanfaatkan POPDA sebagai ruang untuk mengembangkan kemampuan, pengalaman, dan mental kompetitif. Dukungan itu diberikan karena para peserta dinilai memiliki potensi untuk berkembang menjadi atlet berprestasi melalui pembinaan yang konsisten.
Atlet Pelajar Lumajang Dinilai Punya Potensi
Bunda Indah menyampaikan apresiasi kepada para atlet pelajar Lumajang yang mendapat kesempatan mewakili daerah dalam kompetisi olahraga tingkat provinsi. Menurut dia, keikutsertaan dalam POPDA Jatim menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet muda.
Ia menilai para peserta tidak hanya berkesempatan mengejar prestasi, tetapi juga dapat memperoleh pengalaman bertanding yang akan berguna dalam perjalanan olahraga mereka. Selain itu, kompetisi tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan kedisiplinan dan membangun mental dalam menghadapi persaingan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Mereka adalah kader-kader terbaik dari atlet-atlet di masa depan,” ujar Bunda Indah.
Kontingen Lumajang dalam POPDA Jatim terdiri atas atlet pelajar dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA). Para atlet yang mengikuti ajang tersebut memiliki batas usia maksimal 17 tahun.
Keikutsertaan atlet dari berbagai jenjang pendidikan itu menunjukkan bahwa POPDA menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan olahraga sejak usia sekolah. Pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pertandingan diharapkan dapat menjadi bekal untuk menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.
Pesan Bupati Lumajang kepada Kontingen
Bunda Indah meminta seluruh atlet memanfaatkan kesempatan bertanding dengan sebaik-baiknya. Para atlet didorong untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus memperkuat kepercayaan diri selama mengikuti rangkaian pertandingan.
Ia juga mengingatkan para atlet agar tetap menjaga semangat dalam menghadapi setiap pertandingan. Pesan tersebut disampaikan tanpa bergantung pada hasil akhir yang diperoleh dalam kompetisi.
“Yang terpenting, anak-anak tetap semangat dan bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya,” pesan Bunda Indah.
Menurut Bunda Indah, sikap tersebut penting bagi atlet pelajar karena proses pembinaan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian kemenangan. Pengalaman bertanding, kedisiplinan, keberanian menghadapi lawan, dan kemampuan menunjukkan performa terbaik juga menjadi bagian dari perkembangan seorang atlet.
Pembinaan Atlet Membutuhkan Dukungan Berkelanjutan
Dalam kesempatan tersebut, Bunda Indah menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan untuk membina atlet muda Lumajang. Dukungan itu perlu melibatkan pemerintah daerah, sekolah, pelatih, keluarga, dan masyarakat.
Kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar potensi atlet pelajar dapat terus dikembangkan. Melalui pembinaan yang konsisten, para atlet diharapkan memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi pada kompetisi olahraga di masa mendatang.
Partisipasi kontingen Lumajang dalam POPDA Jatim juga menjadi kesempatan bagi para atlet untuk memperoleh pengalaman di tingkat provinsi. Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal ketika mereka mengikuti kompetisi olahraga pada jenjang yang lebih tinggi.
Kunjungan Bupati Lumajang ke Kabupaten Ngawi sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan potensi dan prestasi olahraga pelajar. Kehadiran Bunda Indah di tengah kontingen diharapkan dapat memperkuat semangat para atlet selama menjalani pertandingan dan membawa nama Kabupaten Lumajang.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/An-m)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















