Headline.co.id, Gorontalo ~ Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengajak Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) terlibat dalam pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi keluarga dan pengembangan usaha produktif. Ajakan itu disampaikan dalam pelantikan Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU Provinsi Gorontalo masa khidmat 2026–2031 di Aula UIN Sultan Amai Gorontalo, Selasa (3/11/2026). Salah satu peluang yang ditawarkan ialah keterlibatan perempuan dalam program hilirisasi ayam terintegrasi melalui kerja sama Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan Danantara. Program tersebut disiapkan untuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.
Gusnar menilai Muslimat NU memiliki potensi menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Peran organisasi tersebut dinilai dapat diperluas melalui pemberdayaan perempuan, penguatan ekonomi keluarga, serta pengembangan usaha produktif di lingkungan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Gusnar menawarkan peluang usaha peternakan ayam petelur dengan kapasitas 1.000 ekor per orang. Berdasarkan perhitungannya, usaha tersebut berpotensi menghasilkan pendapatan sekitar Rp7,3 juta per bulan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ia mengatakan peluang itu dapat diambil oleh perempuan, baik yang berkarier maupun yang mengurus rumah tangga. Menurut Gusnar, usaha peternakan ayam tersebut tidak mensyaratkan pendidikan tinggi.
“Pekerjaan ini tidak membutuhkan sekolah yang tinggi-tinggi. Ibu-ibu, baik yang berkarier maupun yang mengurus rumah tangga, semua bisa mengambil bagian dalam usaha peternakan ayam,” ujar Gusnar.
Muslimat NU Didorong Ajak Keluarga Terlibat
Gusnar berharap Muslimat NU tidak hanya memanfaatkan peluang usaha tersebut untuk anggotanya, tetapi juga mengajak keluarga dan masyarakat sekitar terlibat dalam kegiatan produktif. Dengan demikian, peluang yang dibuka melalui program hilirisasi ayam terintegrasi dapat mendorong pemberdayaan ekonomi yang lebih luas.
Ia menegaskan pemerintah daerah berperan membuka peluang dan menciptakan lapangan kerja. Masyarakat kemudian memiliki pilihan untuk menentukan bentuk usaha yang ingin dijalankan.
“Tugas saya sebagai gubernur membuka peluang, menciptakan lapangan kerja, kemudian terserah masyarakat mau memilih yang mana,” katanya.
Pernyataan itu disampaikan Gusnar ketika menghadiri pelantikan PW Muslimat NU Provinsi Gorontalo. Organisasi tersebut diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan Gorontalo.
Sinergi Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Muslimat NU diarahkan pada pemanfaatan peluang usaha yang tersedia dalam program hilirisasi ayam. Keterlibatan perempuan menjadi salah satu bagian yang ditekankan dalam ajakan tersebut, terutama melalui usaha peternakan ayam yang dapat dijalankan oleh masyarakat.
Hilirisasi Ayam Diawali Pembangunan Pabrik Pakan
Program hilirisasi ayam terintegrasi di Gorontalo akan diawali dengan pembangunan pabrik pakan ternak. Pembangunan pabrik tersebut diperkirakan dimulai pada Desember mendatang dengan nilai investasi sekitar Rp1,2 triliun.
Gorontalo telah ditetapkan sebagai pusat pengembangan ayam petelur dan pedaging. Penetapan itu menjadi bagian dari konteks pengembangan program hilirisasi ayam terintegrasi yang ditawarkan kepada masyarakat, termasuk melalui keterlibatan Muslimat NU.
Melalui program tersebut, pemerintah daerah membuka peluang bagi masyarakat untuk mengambil bagian dalam usaha peternakan ayam. Gusnar juga mendorong Muslimat NU menghubungkan peluang itu dengan kebutuhan pemberdayaan ekonomi keluarga dan masyarakat.
Ajakan kepada Muslimat NU disampaikan bersamaan dengan pelantikan kepengurusan PW Muslimat NU Provinsi Gorontalo masa khidmat 2026–2031. Gusnar berharap organisasi tersebut dapat mengambil peran dalam memperkuat usaha produktif dan membantu pemerintah memperluas upaya pengentasan kemiskinan di Gorontalo. (mcgorontaloprov/mila)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















