Headline.co.id ~ Joan Mir dan Luca Marini dinyatakan fit untuk mengikuti Petronas Grand Prix of Malaysia setelah keduanya lolos pemeriksaan resmi pada Kamis di Sepang. Mir kembali membalap setelah absen sejak Misano karena mengalami gangguan kesehatan, termasuk masalah penglihatan dan kelelahan ekstrem. Sementara itu, Marini mendapat lampu hijau untuk kembali setelah hanya mengikuti sebagian sesi latihan bebas pertama (FP1) pada seri sebelumnya karena terserang virus. Dengan kembalinya kedua pembalap tersebut, Honda HRC Castrol kembali diperkuat susunan lengkapnya di MotoGP Malaysia.
Joan Mir Kembali Setelah Absen Sejak Misano
Joan Mir, juara dunia 2020, sebelumnya menepi dalam beberapa seri setelah mengalami sakit dan memutuskan menghentikan aktivitas balap untuk mencari tahu penyebab masalah kesehatannya. Setelah dinyatakan boleh kembali, pembalap bernomor 36 itu mengaku senang dapat berada lagi di lintasan Sepang.
“Sejujurnya, saya sangat senang bisa kembali karena sudah cukup lama berada di rumah. Ini merupakan periode yang sulit dengan banyak pertanyaan bagi saya karena saya memang perlu berhenti, akibat masalah penglihatan, kelelahan yang cukup ekstrem, dan sepertinya dari hari ke hari saya tidak mampu pulih sampai kami mulai menjalani perawatan bersama Dr Charte dan saya melihat perbaikan langsung,” kata Mir.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Mir mengatakan, selain menjalani perawatan bersama Dr Charte, ia juga melakukan banyak pekerjaan pemulihan di rumah. Menurut dia, kembalinya ke lintasan menjadi jawaban atas berbagai ketidakpastian yang muncul selama menjalani masa pemulihan.
“Kami juga melakukan banyak pekerjaan di rumah. Saya sangat senang bisa kembali karena, seperti yang bisa Anda bayangkan, saat itu saya memiliki banyak pertanyaan… ‘apa yang akan terjadi?’ Namun, bisa menjawab pertanyaan itu dan berada di sini merupakan hal yang sangat penting,” ujarnya.
Masalah Pemulihan Berbeda dari Cedera Tulang
Mir menjelaskan, proses pemulihan yang dijalaninya terasa berbeda dibandingkan cedera fisik seperti patah tulang. Dalam kondisi seperti patah tulang, seorang pembalap biasanya memiliki gambaran mengenai waktu pemulihan. Namun, masalah penglihatan dan kelelahan membuat waktu pemulihannya sulit dipastikan.
“Ini sangat aneh. Ini bukan seperti ketika Anda mengalami patah tulang, ketika Anda kurang lebih mengetahui waktu pemulihannya. Saat mengalami masalah penglihatan dan kelelahan ini, sejujurnya sangat sulit memahami waktunya,” kata Mir.
Ia menyebut pertanyaan mengenai kapan dapat kembali menjadi hal pertama yang biasanya muncul di benak pembalap ketika mengalami cedera. Namun, dalam kasus yang dialaminya, Mir harus menjalani proses yang lebih panjang dengan mengutamakan waktu dan kesabaran sebelum memastikan dirinya benar-benar siap kembali.
“‘Kapan?’ adalah pertanyaan pertama yang Anda ajukan sebagai pembalap yang mengalami cedera. Dalam kasus ini, situasinya tidak seperti itu. Jadi, dibutuhkan lebih banyak waktu dan kesabaran serta kepastian 100 persen untuk kembali,” tuturnya.
Marini Juga Kembali ke Lintasan
Luca Marini juga dinyatakan fit untuk mengikuti balapan di Sepang. Pembalap yang menjadi rekan setim Mir di Honda HRC Castrol itu sebelumnya hanya sempat mengikuti sebagian FP1 pada seri terakhir sebelum harus melewatkan sisa akhir pekan karena terserang virus.
Setelah mendapat izin medis untuk kembali membalap, Marini akan kembali memperkuat Honda HRC Castrol dalam Petronas Grand Prix of Malaysia. Kepastian tersebut membuat tim asal pabrikan Honda itu dapat menurunkan kembali seluruh susunan pembalap MotoGP-nya.
Mir mengaku masih memiliki sejumlah keraguan menjelang kembali ke lintasan, terutama karena ia baru menjalani masa pemulihan dari masalah kesehatan yang membuatnya absen. Namun, ia menegaskan kondisi yang dirasakannya saat ini menjadi hal paling penting.
“Besok kami juga akan melihat bagaimana perasaan saya. Saya masih memiliki beberapa keraguan, tetapi saya merasa baik dan itu merupakan hal yang paling penting,” kata Mir.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















![[Siaran Pers] Lindungi Musik Tradisional Indonesia, Wamen Nezar Patria Usulkan Mekanisme Perlindungan yang Mudah Diakses](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/10/siaran-pers-lindungi-musik-tradisional-indonesia-wamen-nezar-patria-usulkan-mekanisme-perlindungan-yang-mudah.jpg)

