Headline.co.id, Gorontalo ~ Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo bersama program Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA) memperkuat perencanaan daerah inklusif melalui integrasi hasil kajian kebijakan ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran. Upaya ini dibahas dalam dialog kebijakan yang digelar pada Selasa (27/10/2026) di Kota Gorontalo. Forum tersebut mempertemukan penulis policy brief dengan unsur eksekutif dan legislatif untuk membahas kebijakan yang responsif gender, inklusif, serta adaptif terhadap perubahan iklim. Melalui dialog itu, peserta menyepakati rekomendasi mekanisme internalisasi formal agar hasil kajian dapat masuk ke dalam dokumen perencanaan daerah.
Policy brief diarahkan masuk dokumen perencanaan
Dialog tersebut mengangkat tema Integrasi Risalah atau Kajian Kebijakan untuk Perencanaan dan Penganggaran Pemerintah Daerah yang Responsif Gender, Inklusif, dan Adaptif Perubahan Iklim.
Forum ini menjadi ruang untuk mempertemukan hasil kajian dengan kebutuhan penyusunan kebijakan pemerintah daerah. Rekomendasi yang tertuang dalam policy brief atau ringkasan kajian kebijakan diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen, tetapi dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam proses perencanaan dan penganggaran.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Integrasi itu dipandang penting agar kebijakan pembangunan daerah disusun berdasarkan kajian berbasis bukti. Dengan cara tersebut, arah kebijakan diharapkan lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat, termasuk kelompok rentan, serta mempertimbangkan tantangan yang ditimbulkan oleh perubahan iklim.
Empat komunitas paparkan kajian pembangunan
Dalam dialog, empat perwakilan komunitas penulis policy brief memaparkan hasil kajian mengenai sejumlah isu pembangunan. Materi yang dibahas mencakup upaya membangun kebijakan berkeadilan gender, ramah terhadap penyandang disabilitas dan kelompok rentan, serta mampu merespons dampak perubahan iklim.
Pemaparan tersebut kemudian ditanggapi oleh sejumlah pemangku kepentingan dari unsur eksekutif dan legislatif. Mereka memberikan pandangan sesuai bidang masing-masing untuk memperkuat keterhubungan rekomendasi kajian, kebutuhan masyarakat, dan arah kebijakan pemerintah daerah.
Unsur yang terlibat di antaranya Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan PMD Provinsi Gorontalo, Kepala BKPSDM Provinsi Gorontalo, serta Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo.
Keterlibatan lintas unsur tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan hasil kajian dapat dibahas bersama dengan pihak yang memiliki kewenangan dalam penyusunan kebijakan, perencanaan, dan penganggaran daerah.
Disepakati mekanisme internalisasi formal
Melalui dialog interaktif, para peserta menyepakati rekomendasi mekanisme internalisasi formal untuk memasukkan butir-butir rekomendasi policy brief ke dalam dokumen perencanaan daerah.
Kesepakatan tersebut menjadi langkah untuk memperkuat pemanfaatan kajian kebijakan dalam proses pengambilan keputusan. Kerja sama Bappeda Provinsi Gorontalo dan program SKALA diharapkan dapat mendorong agar rekomendasi yang dihasilkan komunitas penulis policy brief memiliki keterkaitan dengan proses perencanaan serta penganggaran pemerintah daerah.
Penguatan integrasi kajian kebijakan juga diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah yang lebih adil dan berkelanjutan. Perencanaan dan penganggaran diharapkan semakin responsif gender, inklusif bagi penyandang disabilitas serta kelompok rentan, dan adaptif terhadap perubahan iklim.
Dengan demikian, hasil kajian kebijakan tidak hanya menjadi referensi, tetapi juga dapat mendukung penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta tantangan daerah. (mcgorontaloprov/ppid)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.





![[Siaran Pers] Wamen Nezar Patria: Kolaborasi Startup dan Rumah Sakit Buka Akses Inovasi Kesehatan Digital](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/10/siaran-pers-wamen-nezar-patria-kolaborasi-startup-dan-rumah-sakit-buka-akses-inovasi-kesehatan-digital.png)










