Headline.co.id, Merangin ~ Sebanyak 15 personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Jambi memadamkan kebakaran lahan di kawasan Sungai Misang, Kelurahan Dusun Bangko, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, Jumat, 23 Oktober 2026. Personel yang dipimpin Aipda Didi Santoso itu dikerahkan setelah kebakaran lahan terjadi di lokasi tersebut. Pemadaman dilakukan untuk mengatasi api sekaligus mencegahnya meluas ke area sekitar. Berkat kesigapan petugas, api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman serta terkendali.
15 Personel Dikerahkan ke Lokasi Kebakaran Lahan Merangin
Personel yang terlibat dalam penanganan kebakaran lahan Merangin berasal dari Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Jambi. Operasi tersebut dipimpin Aipda Didi Santoso, yang menjabat sebagai Danton 3 Kompi 1 Batalyon B Pelopor.
Setibanya di kawasan Sungai Misang, personel langsung melakukan upaya pemadaman. Tindakan itu dilakukan untuk mengendalikan kebakaran lahan dan mencegah api menjalar ke area di sekitarnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Upaya pemadaman berlangsung hingga api berhasil dikendalikan. Selama kegiatan, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali.
Bagian dari Penanganan Karhutla di Jambi
Pemadaman kebakaran lahan tersebut menjadi bagian dari komitmen Satbrimob Polda Jambi dalam membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Langkah cepat personel ditujukan untuk melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran.
Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap kesigapan personel Satbrimob yang merespons kejadian tersebut.
“Kesigapan personel di lapangan merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Kami mengapresiasi upaya personel Satbrimob Polda Jambi yang telah melakukan pemadaman sehingga api berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke area sekitarnya,” ujar Erlan.
Menurut dia, penanganan karhutla tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi membutuhkan kerja sama dari seluruh pihak. Kerja sama itu mencakup aparat pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.
Masyarakat Diimbau Tidak Membakar Lahan
Erlan juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran lahan agar dapat ditangani dengan cepat.
“Pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan, dan segera melaporkan setiap kejadian kebakaran agar dapat ditangani dengan cepat,” kata Erlan.
Polda Jambi menyatakan akan terus mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla melalui langkah responsif dan kesiapsiagaan personel di lapangan. Upaya tersebut diarahkan untuk menjaga keamanan, keselamatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan di Provinsi Jambi.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















