Headline.co.id, Sorong ~ Gempa bumi bermagnitudo 4,2 mengguncang wilayah Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi Kota Sorong itu terjadi pukul 15.20.52 WIB. Pusat gempa berada 18 kilometer timur laut Kota Sorong, pada kedalaman 3 kilometer.
BMKG menyampaikan informasi tersebut melalui akun X resminya. Data awal mencatat lokasi gempa berada pada koordinat 0,75 Lintang Selatan dan 131,38 Bujur Timur.
Gempa Bumi Kota Sorong Berkekuatan M4,2
Dalam rilisnya, BMKG menyebut gempa bumi Kota Sorong memiliki kekuatan magnitudo 4,2. Gempa tercatat berpusat di wilayah timur laut Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Rincian waktu kejadian yang disampaikan BMKG adalah 17 Oktober 2026 pukul 15.20.52 WIB. Sementara itu, koordinat pusat gempa tercatat pada 0,75 LS dan 131,38 BT dengan kedalaman 3 kilometer.
Informasi tersebut dipublikasikan dalam format peringatan gempa cepat. BMKG mencantumkan lokasi pusat gempa sebagai 18 kilometer timur laut Kota Sorong, Papua Barat Daya.
BMKG Ingatkan Data Masih Dapat Berubah
BMKG menjelaskan bahwa informasi gempa disampaikan dengan mengutamakan kecepatan. Karena itu, hasil pengolahan data awal belum sepenuhnya stabil dan masih dapat mengalami perubahan seiring kelengkapan data.
“#Gempa Info Gempa Mag:4.2, 17-Okt-26 15:20:52 WIB, Lok: 0.75 LS – 131.38 BT (18 km Timur Laut KOTA-SORONG-PAPUABRTDY), Kedlmn: 3 km #BMKG, Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG, dilansir dari akun X BMKG.
Artikel mengenai gempa bumi bermagnitudo 4,2 tersebut dipublikasikan pada 17 Oktober 2026 pukul 19.02 WIB. Informasi dalam laporan itu bersumber dari rilis BMKG mengenai waktu, kekuatan, koordinat, arah lokasi, dan kedalaman gempa.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.














