Headline.co.id ~ Borneo FC bermain imbang 1-1 melawan Buriram United dalam laga ASEAN Club Championship di Chang Arena, Rabu (7/10/2026). Pertandingan tersebut mempertemukan Borneo FC sebagai wakil Indonesia dengan Buriram United di kandangnya. Borneo FC mampu mempertahankan hasil imbang meski mendapat tekanan besar dari tim tuan rumah. Sepanjang laga, pemain Buriram United melepaskan 22 tembakan, tetapi hanya tiga yang mengarah tepat ke gawang.
Borneo FC Tampil Solid di Chang Arena
Hasil imbang ini diraih Borneo FC ketika performa mereka di level domestik masih belum optimal. Pesut Etam datang ke pertandingan dengan banyak keraguan, tetapi mampu menunjukkan permainan yang solid saat menghadapi Buriram United.
Borneo FC berhasil menjaga pertahanan mereka di tengah dominasi peluang tim tuan rumah. Tekanan Buriram United terlihat dari jumlah tembakan yang dilepaskan sepanjang pertandingan, yakni 22 kali.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Namun, banyaknya tembakan tersebut tidak berbanding lurus dengan efektivitas serangan Buriram United. Dari total 22 tembakan, hanya tiga yang tepat sasaran. Selain itu, enam tembakan pemain Buriram United berhasil diblok oleh pemain Borneo FC.
Efektivitas Buriram United Tidak Maksimal
Buriram United kesulitan memaksimalkan peluang yang diperoleh selama pertandingan. Rendahnya jumlah tembakan tepat sasaran membuat tekanan yang dibangun tuan rumah belum cukup untuk menghasilkan kemenangan atas Borneo FC.
Di sisi lain, Borneo FC mampu bertahan dalam situasi tersebut dan membawa pulang hasil imbang 1-1 dari Chang Arena. Pertandingan ini menjadi catatan bagi Pesut Etam setelah mereka datang dengan kondisi performa domestik yang disebut masih belum optimal.
Dengan hasil tersebut, laga Buriram United melawan Borneo FC dalam ASEAN Club Championship berakhir tanpa pemenang. Kedua tim sama-sama mencetak satu gol dalam pertandingan yang berlangsung pada Rabu (7/10/2026).
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















