Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Pasar Karbon Jadi Andalan Pemerintah Tutup Kesenjangan Iklim

Fajar Ari Wibowo by Fajar Ari Wibowo
56 minutes ago
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
418 4
A A
0
: Dalam pidato kunci pada Indonesia International Sustainability Forum (IISF) 2026, Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Komite Pengarah Nilai Ekonomi Karbon (NEK), Zulkifli Hasan, mengajak dunia usaha, investor, dan lembaga keuangan untuk mengisi kesenjangan tersebut melalui lima mesin pertumbuhan hijau dan dua pintu investasi: pasar karbon/NEK serta proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). (IISF)

Tutup Kesenjangan Pembiayaan Iklim, Pemerintah Tawarkan Mesin Pertumbuhan Hijau Melalui Pasar Karbon (Dok. Infopublik)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ — Pemerintah menawarkan pasar karbon dan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai pintu investasi untuk menutup kesenjangan pembiayaan aksi iklim di Indonesia. Tawaran itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Komite Pengarah Nilai Ekonomi Karbon (NEK), Zulkifli Hasan, dalam pidato kunci pada Indonesia International Sustainability Forum (IISF) 2026 di Jakarta, Rabu (7/10/2026). Langkah tersebut diperlukan karena dampak perubahan iklim mengancam ketahanan pangan, lingkungan, dan kestabilan ekonomi, sementara APBN diperkirakan hanya mampu membiayai sekitar 30 persen kebutuhan aksi iklim. Pemerintah mengajak sektor swasta, investor, dan mitra internasional mengisi sekitar 70 persen kebutuhan pembiayaan melalui lima mesin pertumbuhan hijau dan dua jalur investasi.

Contents

    • 0.1. Kemenhub Dorong Biometrik untuk Permudah Perjalanan di Bandara
    • 0.2. Empat ABK WNI Korban Pembajakan Somalia Dipulangkan
  • 1. Lima Mesin Pertumbuhan Hijau
  • 2. Pasar Karbon Diperkuat Regulasi dan Proyek Awal
  • 3. PSEL dan Karbon Biru Buka Peluang Investasi

Potensi kerugian ekonomi Indonesia akibat perubahan iklim diperkirakan mencapai Rp544 triliun. Menurut data yang disampaikan pemerintah, Strategi Pembangunan Berketahanan Iklim berpotensi menekan risiko kerugian ekonomi nasional hingga 79,2 persen atau setara Rp61,71 triliun.

You might also like

: Focus Group Discussion (FGD) Implementasi Seamless Travel Journey Berbasis Biometrik dalam rangka Keterpaduan Pelayanan Publik Bandar Udara di Tangerang, Rabu (7/10/2026). (Foto: Humas Kementerian Perhubungan)

Kemenhub Dorong Biometrik untuk Permudah Perjalanan di Bandara

8 October 2026
: Pemerintah Indonesia berhasil memfasilitasi kepulangan empat awak kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban perompakan dan penyanderaan kapal MT Honour 25 di perairan Hafun, Somalia. /Foto Humas Kementerian Perhubungan

Empat ABK WNI Korban Pembajakan Somalia Dipulangkan

8 October 2026

Zulkifli mengatakan perubahan iklim telah dirasakan melalui El Nino berkepanjangan, kebakaran hutan dan lahan, gangguan panen, serta ancaman terhadap penghidupan masyarakat. Karena itu, pembiayaan aksi iklim dinilai harus menjangkau pelaksanaan di lapangan, sekaligus memberikan kepastian imbal hasil bagi investor.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

“Perubahan iklim sudah kita rasakan melalui El Nino berkepanjangan, kebakaran hutan dan lahan, gangguan panen, serta ancaman terhadap penghidupan masyarakat. Kita perlu pembiayaan yang bergerak sampai ke lapangan. Pemerintah membuka ruang bagi sektor swasta untuk berinvestasi dengan imbal hasil yang terukur sekaligus memberi manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Zulkifli Hasan.

Lima Mesin Pertumbuhan Hijau

Melalui kebijakan NEK, pemerintah mendorong lima sektor sebagai sumber pertumbuhan sekaligus peluang pembiayaan. Sektor tersebut meliputi hutan dan lahan, energi, industri hijau, sektor strategis lain, serta masyarakat.

Pada sektor hutan dan lahan, pembiayaan diarahkan untuk perlindungan dan pemulihan alam dengan tetap menjaga penghidupan masyarakat. Di sektor energi, pemerintah mendorong investasi energi terbarukan, pengurangan ketergantungan pada energi fosil, dan penciptaan lapangan kerja.

Industri hijau ditujukan untuk membuat proses produksi lebih bersih dan meningkatkan daya saing produk Indonesia. Adapun sektor strategis lain mencakup pertanian, pengelolaan sampah, dan karbon biru.

Pemerintah juga menempatkan petani, nelayan, dan warga desa sebagai bagian penting dari pertumbuhan hijau. Hutan, gambut, mangrove, laut, dan sawah disebut sebagai aset iklim yang menopang sistem pangan dan perlu dilindungi bersama masyarakat yang menjaganya.

“Ukuran keberhasilan pasar karbon bukan hanya nilai transaksinya, tetapi juga seberapa besar manfaatnya sampai kepada petani, nelayan, dan masyarakat desa hutan,” kata Zulkifli Hasan.

Pasar Karbon Diperkuat Regulasi dan Proyek Awal

Pasar karbon menjadi pintu pertama keterlibatan sektor swasta. Melalui NEK, pengurangan emisi memperoleh nilai ekonomi sehingga upaya menjaga dan memulihkan alam dapat menghasilkan pendapatan.

Pelaku usaha dapat berpartisipasi melalui perdagangan karbon antarpelaku di dalam negeri, pasar sukarela yang melibatkan pembeli global, serta kerja sama antarnegara berdasarkan Persetujuan Paris. Pemerintah juga menyiapkan instrumen pajak karbon dan pembayaran berbasis hasil, yakni pembayaran setelah penurunan emisi terverifikasi. Skema pembayaran berbasis hasil sektor kehutanan telah berjalan di Kalimantan Timur.

Kepastian dan kredibilitas ekosistem pasar karbon diperkuat melalui Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon. Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) telah beroperasi dan menerbitkan unit karbon untuk empat proyek awal sektor kehutanan atau FOLU.

Enam regulasi turunan telah diterbitkan dalam waktu kurang dari satu tahun sejak peraturan presiden tersebut terbit. Pemerintah menargetkan Peta Jalan Perdagangan Karbon Nasional selesai sebelum akhir 2026.

Empat proyek kehutanan awal memiliki potensi penurunan emisi sebesar 30 juta ton CO₂e. Proyek-proyek itu diperkirakan memiliki nilai transaksi ekonomi Rp5 triliun dan potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak sekitar Rp500 miliar.

Sementara itu, 45 proyek mitigasi lintas sektor sedang diproses. Sektor energi menjadi kontributor terbesar dengan potensi kredit karbon 358 juta ton hingga 2030. Secara keseluruhan, pasar karbon Indonesia berpotensi menghasilkan nilai hingga USD7,7 miliar per tahun.

PSEL dan Karbon Biru Buka Peluang Investasi

Pintu investasi kedua yang ditawarkan pemerintah adalah proyek PSEL. Program tersebut diarahkan untuk mengurangi emisi sekaligus menjawab persoalan sampah perkotaan di kawasan dengan timbulan sampah lebih dari 1.000 ton per hari.

Berlandaskan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 dan didukung partisipasi investasi Danantara, empat proyek PSEL strategis telah memulai tahap peletakan batu pertama sepanjang 2026. Pengolahan sampah menjadi energi dinilai dapat memberikan manfaat lingkungan, sosial, dan ekonomi secara bersamaan.

Peluang pembiayaan juga dibuka melalui karbon biru. Rehabilitasi ekosistem pesisir berpotensi menghasilkan nilai ekonomi hingga USD909 juta atau sekitar Rp14 triliun per tahun dalam lima sampai sepuluh tahun mendatang.

Potensi itu didukung cadangan karbon pesisir dari mangrove dan seagrass yang dapat mencapai 3,4 miliar ton. Pertanian dan karbon biru diproyeksikan menjadi gelombang berikutnya dalam pembiayaan karbon, sehingga manfaatnya dapat menjangkau petani, nelayan, dan masyarakat pesisir.

“Aturannya sudah tersedia, registrinya telah berjalan, proyek-proyek awal sudah terbit, dan koordinasi lintas kementerian telah terbentuk. Sekarang kami mengundang modal swasta dan mitra internasional untuk bergerak bersama, dengan manfaat yang juga dirasakan masyarakat di tingkat tapak. Mari jadikan pangan dan alam Indonesia sebagai aset yang dapat dibiayai dunia, dan pastikan pembiayaannya kembali kepada mereka yang menjaganya,” ujar Menko Pangan.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: berita jakartaEkonomi

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Fajar Ari Wibowo

Fajar Ari Wibowo

Related Stories

: Focus Group Discussion (FGD) Implementasi Seamless Travel Journey Berbasis Biometrik dalam rangka Keterpaduan Pelayanan Publik Bandar Udara di Tangerang, Rabu (7/10/2026). (Foto: Humas Kementerian Perhubungan)

Kemenhub Dorong Biometrik untuk Permudah Perjalanan di Bandara

by Fajar Ari Wibowo
8 October 2026
0

Headline.co.id, Tangerang ~ Kementerian Perhubungan mendorong penerapan Seamless Travel Journey berbasis teknologi biometrik untuk mempermudah perjalanan penumpang di bandar udara....

: Pemerintah Indonesia berhasil memfasilitasi kepulangan empat awak kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban perompakan dan penyanderaan kapal MT Honour 25 di perairan Hafun, Somalia. /Foto Humas Kementerian Perhubungan

Empat ABK WNI Korban Pembajakan Somalia Dipulangkan

by Fajar Ari Wibowo
8 October 2026
0

Headline.co.id ~ Empat awak kapal atau ABK Warga Negara Indonesia (WNI) korban perompakan dan penyanderaan kapal MT Honour 25 di...

: Pertamina Patra Niaga menyiagakan sejumlah SPBU di jalur menuju Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). (ANTARA/HO-Pertamina)

Pertamina Siagakan Tujuh SPBU Jelang MotoGP Mandalika

by Fajar Ari Wibowo
8 October 2026
0

Headline.co.id, Lombok Tengah ~ PT Pertamina Patra Niaga menyiagakan tujuh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di jalur strategis menuju...

: PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS), bagian dari Garuda Indonesia Group, membagikan perjalanan transformasinya melalui bedah buku Beyond the Horizon: Seven Years of GDPS Transformation di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Depok, Jawa Barat, Rabu (7/10/2026). (Dok. GDPS)

GDPS Bahas Transformasi Bisnis lewat Buku Beyond the Horizon

by Fajar Ari Wibowo
8 October 2026
0

Headline.co.id ~ PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS), bagian dari Garuda Indonesia Group, membagikan perjalanan transformasi bisnisnya melalui bedah buku...

: Pemerintah mendorong pembaruan hukum ketenagakerjaan melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan (Foto: Dok Kemnaker)

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Perluas Hak Pencari Kerja

by Fajar Ari Wibowo
8 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ RUU Pelindungan Ketenagakerjaan didorong pemerintah untuk memperbarui hukum ketenagakerjaan di Indonesia. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan pendapat akhir...

: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berinvestasi Surat Berharga Negara (SBN) Ritel melalui aplikasi wondr by BNI. (Dok. BNI)

BNI Tawarkan SBR015 di wondr, Imbal Hasil hingga 6,85 Persen

by Fajar Ari Wibowo
8 October 2026
0

Headline.co.id ~ PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menawarkan Savings Bond Ritel seri SBR015 melalui aplikasi wondr by...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Menteri Keuangan Yakinkan Investor Global tentang Stabilitas Ekonomi Indonesia di New York

Menteri Keuangan Yakinkan Investor Global tentang Stabilitas Ekonomi Indonesia di New York

14 April 2026
Polisi Bongkar Sindikat Perakitan Senjata Ilegal di Sumedang, Dijual Lewat TikTok

Polisi Bongkar Sindikat Perakitan Senjata Ilegal di Sumedang, Dijual Lewat TikTok

21 January 2026
: Delapan bandara yang sebelumnya terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali beroperasi normal. Kemenhub tetap memperketat pemantauan ruang udara dan berkoordinasi dengan BMKG, PVMBG, AirNav Indonesia, operator bandara, serta maskapai untuk memastikan keselamatan penerbangan. (Foto: Humas Kemenhub)

Kemenhub Pastikan Penerbangan Kembali Normal Pascaterdampak Erupsi Anak Krakatau

10 September 2026
Ada Aksi di DPR Hari Ini, Ditlantas Polda Metro Imbau Pengendara Antisipasi Kepadatan

Aksi di DPR Hari Ini, Pengendara Diimbau Antisipasi Kepadatan

30 September 2026
Gubernur Kalbar Ajak Media Jaga Kualitas Informasi di HUT ke-8 Suara Kalbar

Gubernur Kalbar Ajak Media Jaga Kualitas Informasi di HUT ke-8 Suara Kalbar

28 November 2025
Gempa Magnitudo 3.5 Mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 3.5 Mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara

20 February 2026
Isu Black September, PP HIMMAH: Polri Bersama Rakyat Mampu Jaga Kondusivitas

Isu Black September, PP HIMMAH Yakin Polri Jaga Kondusivitas

12 September 2026

Artikel Terbaru

Tolic Nilai Acc Shopee Cup Lebih Berat

Igor Tolic Nilai ACC Shopee Cup Lebih Berat bagi PERSIB

8 October 2026
: Dalam pidato kunci pada Indonesia International Sustainability Forum (IISF) 2026, Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Komite Pengarah Nilai Ekonomi Karbon (NEK), Zulkifli Hasan, mengajak dunia usaha, investor, dan lembaga keuangan untuk mengisi kesenjangan tersebut melalui lima mesin pertumbuhan hijau dan dua pintu investasi: pasar karbon/NEK serta proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). (IISF)

Pasar Karbon Jadi Andalan Pemerintah Tutup Kesenjangan Iklim

8 October 2026
: Istimewa

FORPROV II Sumsel: Panitia Diminta Pastikan Kesiapan Acara

8 October 2026
Inilah Cara Mengatasi Lutut Sakit Setelah Berolahraga

Lutut Sakit Setelah Berolahraga? Ini Cara Mengatasinya

8 October 2026
: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan empat mata dengan Perdana Menteri (PM) Kerajaan Tailan Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (3/8/2026). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

Indonesia-Thailand Perkuat Kemitraan Strategis di ASEAN

8 October 2026
Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Jenis Sabu Diduga Dikendalikan dari Lapas

Peredaran Sabu Diduga Dikendalikan dari Lapas, 9 Kasus Diungkap

8 October 2026
Pelayanan Makin Mudah, Satlantas Pesawaran Sosialisasikan Aplikasi Siger di Kantor Samsat

Satlantas Pesawaran Sosialisasikan Aplikasi Siger Presisi

8 October 2026

Popular Story

Ditlantas Polda Babel Salurkan Bantuan Sembako ke Panti Asuhan
Pemerintah

Ditlantas Polda Babel Salurkan Bantuan Sembako ke Panti Asuhan

by Red07
4 October 2026
0

Headline.co.id ~ Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepulauan Bangka Belitung menyalurkan bantuan...

Read moreDetails

PAUD HI Dumai Diperkuat untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Bencana Nagan Raya Rusak 97,5 Hektare, 21 Alsintan Disalurkan

Pemko Padang Siapkan Pendidikan Luar Negeri bagi Bidan

Polda Maluku Perkuat Cegah Narkoba di Ruang Digital

Persebaya U-18 Menang 3-1 meski Bermain dengan 10 Pemain

Dramatis di Menit Akhir! Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Salip Malaysia dan Rebut Puncak Grup A

Mitchell Baker Jadi Top Skor FIFA ASEAN Cup 2026

Penanganan Karhutla Polri Dipacu Data Satelit dan Patroli

Helm SNI Gratis Dibagikan Polisi kepada Pengendara di Pamekasan

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.