Headline.co.id, Tidore Kepulauan ~ Tidore, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mendorong penguatan kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Dorongan itu disampaikan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman setelah menghadiri pelantikan Kepala BNN Kota Tidore Kepulauan di Aula Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tidore, Selasa (6/10/2026). Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk melindungi generasi muda, terutama kelompok usia 15 hingga 24 tahun yang disebut rentan terhadap bahaya narkoba. Upaya pemberantasan akan dilakukan melalui kerja sama BNN dan pemerintah daerah dalam kegiatan serta kebijakan terkait penanggulangan narkoba di Kota Tidore Kepulauan.
Pemkot Tidore Dorong Kolaborasi dengan BNN
Ahmad Laiman menyampaikan harapan agar Kepala BNN Kota Tidore Kepulauan yang baru dapat membangun kerja sama berkelanjutan dengan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. Menurut dia, kolaborasi diperlukan untuk memperkuat kegiatan dan kebijakan pemberantasan narkoba di wilayah tersebut.
“Pemerintah Kota Tidore Kepulauan berharap, dengan adanya KBNNK yang baru ini, senantiasa berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dalam rangka untuk melakukan kegiatan dan sejumlah kebijakan yang berkaitan dengan pemberantasan narkoba di Kota Tidore Kepulauan,” kata Ahmad Laiman.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ia menegaskan, narkoba harus ditempatkan sebagai musuh bersama. Karena itu, BNN dan pemerintah daerah diharapkan bergerak secara bersama-sama untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba sekaligus memberikan perlindungan kepada generasi muda.
AKBP Pauzia Resmi Pimpin BNN Kota Tidore
Penguatan kolaborasi tersebut disampaikan bertepatan dengan pelantikan dan pengambilan sumpah AKBP Pauzia sebagai Kepala BNN Kota Tidore Kepulauan. Pauzia dilantik oleh Kepala BNN Provinsi Maluku Utara Brigjen Pol. Mirza Alwi.
Pelantikan itu dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Badan Narkotika Nasional Nomor KEP/1041/IX/KA/SM.05/2026/BNN. Sebelum ditugaskan di Tidore Kepulauan, Pauzia menjabat sebagai Kepala BNN Kota Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan.
Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Tidore Kepulauan untuk memperkuat koordinasi dengan BNN dalam menghadapi persoalan narkoba. Pemerintah daerah menilai, keterlibatan bersama diperlukan agar upaya pemberantasan dapat berjalan melalui kegiatan dan kebijakan yang terarah.
Generasi Muda Jadi Perhatian
Ahmad Laiman menyebut generasi muda, khususnya mereka yang berada pada rentang usia 15 hingga 24 tahun, rentan terhadap bahaya narkoba. Kelompok usia tersebut, kata dia, perlu mendapatkan perhatian dan perlindungan secara bersama-sama.
“Olehnya itu BNN bersama Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan mari berkolaborasi, bersama-sama memberantas narkoba, menjadikan narkoba sebagai musuh bersama, insyaAllah masa depan generasi Kota Tidore Kepulauan bisa dipertanggungjawabkan,” tegas dia.
Menurut Wakil Wali Kota, kerja sama BNN dan pemerintah daerah diharapkan dapat mendukung upaya menjaga masa depan generasi Kota Tidore Kepulauan dari dampak peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Pelantikan Kepala BNN Kota Tidore Kepulauan turut dihadiri Dandim 1505/Tidore Letkol Inf. Wahyu Widya Sasono, Kapolresta Tidore Kombes Pol. Ampi Mesias Von Bulow, Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo, serta Wakil Ketua DPRD Kota Tidore Ridwan Moh. Yamin.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















