Headline.co.id, Jakarta ~ Headline.co.id, Jakarta (Kemenag) — Tindak lanjut hasil audit MAN 20 Jakarta diarahkan selesai dalam waktu 60 hari setelah Laporan Hasil Audit (LHA) diterima. Inspektur IV Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama, Moh. Isom, menyampaikan arahan tersebut saat memberikan pembinaan kepada tenaga pendidik dan kependidikan MAN 20 Jakarta di Jakarta, Selasa (6/10/2026). Pembinaan itu dilakukan untuk mendorong perbaikan tata kelola madrasah agar tidak berhenti pada penyelesaian catatan audit, tetapi berdampak pada kualitas pendidikan. Perbaikan akan dijalankan melalui roadmap yang mencakup penertiban, pembakuan prosedur kerja, pelengkapan dokumen, hingga pelaporan hasil tindak lanjut.
Hasil Audit Menjadi Dasar Perbaikan
Pembinaan tersebut mengangkat tema “Dari Temuan Menuju Perbaikan Tindak Lanjut atas Hasil Audit Kinerja MAN 20 Jakarta Tahun Anggaran 2025.” Dalam kegiatan itu, Isom mengingatkan jajaran MAN 20 Jakarta agar tidak memandang hasil audit hanya sebagai daftar catatan yang perlu diselesaikan.
Menurut Isom, setiap temuan harus diterjemahkan menjadi langkah perbaikan yang jelas dan membawa perubahan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Orientasi kerja juga perlu diarahkan pada hasil dan manfaat, bukan semata-mata pada terselesaikannya kegiatan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Jangan sekadar kegiatan selesai. Tetapi harus berdampak,” ujar Isom di Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Ia menjelaskan, perbaikan tata kelola perlu dimulai dari sejumlah hal mendasar, seperti kejelasan standar operasional prosedur (SOP), pengawasan berjenjang, pemahaman terhadap regulasi, serta dokumentasi yang tertib.
Isom juga mengingatkan seluruh pegawai, termasuk guru, untuk memahami regulasi yang berkaitan dengan profesinya. Pemahaman terhadap aturan dinilai penting agar pelaksanaan tugas memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Bapak dan Ibu guru harus memahami regulasi yang berkaitan dengan profesinya,” pesannya.
Selain pemahaman regulasi, pengelolaan data kepegawaian menjadi perhatian dalam pembinaan. Data yang lengkap dan mutakhir diperlukan untuk mendukung pengelolaan kepegawaian serta berbagai proses administrasi di madrasah.
Roadmap Tindak Lanjut Hasil Audit MAN 20 Jakarta
Untuk memastikan tindak lanjut berjalan konkret, MAN 20 Jakarta diarahkan menjalankan roadmap selama 60 hari. Tahapan tersebut meliputi penertiban, pembakuan prosedur kerja, pelengkapan dokumen dan sistem pendukung, serta pelaporan hasil tindak lanjut.
Pada aspek pembelajaran, perbaikan mencakup pengaturan jam tatap muka, pemenuhan beban kerja guru, kelengkapan perangkat pembelajaran, dokumentasi remedial, dan komunikasi dengan orang tua.
Sementara itu, pada aspek tata kelola, pembenahan diarahkan pada perencanaan, SOP, pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), kearsipan, serta data kepegawaian.
Itjen Kemenag juga mengapresiasi sejumlah hal yang telah berjalan baik di MAN 20 Jakarta. Capaian prestasi dan berbagai kegiatan positif madrasah dinilai menjadi modal untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Namun, Isom menekankan bahwa perbaikan administrasi dan tata kelola pada akhirnya harus terlihat dalam kualitas pendidikan. Karena itu, perkembangan capaian peserta didik menjadi salah satu perhatian dalam proses pembinaan.
Budaya Kerja Jadi Dasar Perubahan
Lima nilai budaya kerja turut ditekankan sebagai fondasi agar perbaikan tidak berhenti selama masa tindak lanjut. Nilai tersebut meliputi integritas, profesionalisme, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan.
Nilai-nilai itu diharapkan menjadi bagian dari kebiasaan kerja sehari-hari sehingga perubahan yang dilakukan tidak hanya bersifat administratif. Perbaikan diarahkan untuk membangun cara kerja yang lebih tertib, profesional, serta berorientasi pada hasil dan manfaat bagi peserta didik.
Kepala MAN 20 Jakarta, Sodikin, menyampaikan apresiasi atas pembinaan yang diberikan Itjen Kemenag. Ia berharap hasil audit dapat menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui hal-hal yang masih perlu dibenahi sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di madrasah.
“Kita lakukan evaluasi, kemudian kita lakukan peningkatan, peningkatan kualitas SDM, dan seterusnya,” kata Sodikin.
Sodikin menegaskan komitmen MAN 20 Jakarta untuk menindaklanjuti hasil audit dan pembinaan secara bertahap. Proses tersebut diharapkan membawa madrasah menjadi lebih maju dan berkualitas.
Pembinaan ditutup dengan komitmen bersama untuk membawa MAN 20 Jakarta menuju madrasah yang lebih tertib, bermutu, dan terus berkembang. Seluruh tindak lanjut diarahkan untuk diselesaikan dalam 60 hari sejak LHA diterima.
Bagi Itjen Kemenag, keberhasilan tindak lanjut tidak hanya diukur dari selesainya catatan audit. Keberhasilan juga ditandai ketika perbaikan menjadi kebiasaan baru dalam bekerja dan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan bagi peserta didik.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















