Headline.co.id, Palangka Raya ~ Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya menggelar sosialisasi literasi digital melalui Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di Aula Kelurahan Bereng Bengkel, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memilah informasi dan memanfaatkan media digital secara bijak. Sosialisasi tersebut juga menjadi bagian dari pembentukan KIM di Kelurahan Bereng Bengkel sebagai ruang kolaborasi warga, penghubung komunikasi pemerintah dan masyarakat, serta sarana penyebaran informasi pembangunan, pelayanan publik, dan potensi lokal melalui berbagai platform digital.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Diskominfo Kota Palangka Raya, Hendra Surya, mengatakan perkembangan teknologi informasi telah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses informasi pemerintahan, pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, hingga peluang usaha.
Namun, menurut Hendra, kemudahan akses tersebut perlu diimbangi kemampuan memahami dan menyaring informasi. Masyarakat perlu memiliki kecakapan agar tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Literasi digital bukan sekadar kemampuan menggunakan media sosial
Hendra menegaskan, literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengoperasikan telepon pintar atau menggunakan media sosial. Masyarakat juga dituntut mampu berpikir kritis terhadap informasi yang diterima, menjaga keamanan data pribadi, serta bertanggung jawab ketika menyebarkan informasi.
“Kemudahan mengakses teknologi harus diimbangi dengan kemampuan masyarakat memahami, memilah, dan memanfaatkan informasi secara bijaksana agar tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan,” ujar Hendra.
Ia menjelaskan bahwa kecakapan bermedia digital mencakup kemampuan mencari informasi secara cerdas, menilai informasi secara kritis, dan memastikan keamanan data pribadi. Sikap bertanggung jawab dalam membagikan informasi juga menjadi bagian penting dari literasi digital.
“Literasi digital bukan hanya tentang kemampuan menggunakan telepon pintar atau media sosial, tetapi juga bagaimana kita cerdas mencari informasi, kritis terhadap informasi yang diterima, menjaga keamanan data pribadi, serta bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi,” jelasnya.
KIM diharapkan menjadi ruang kolaborasi warga
Selain meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menggunakan media digital, Diskominfo Kota Palangka Raya berharap keberadaan KIM dapat memperkuat kolaborasi di tingkat warga. Komunitas tersebut diharapkan menjadi tempat masyarakat berbagi informasi dan mengembangkan potensi daerah.
KIM juga diharapkan berperan sebagai penghubung komunikasi pemerintah dan masyarakat. Melalui berbagai platform digital, komunitas itu dapat membantu memperluas penyebaran informasi mengenai program pembangunan, pelayanan publik, dan potensi lokal Kelurahan Bereng Bengkel.
Dengan peran tersebut, literasi digital diharapkan tidak berhenti pada kemampuan menggunakan perangkat atau aplikasi digital. Masyarakat juga diarahkan untuk menggunakan teknologi secara aman, kritis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Kelurahan Bereng Bengkel dukung pembentukan KIM
Lurah Bereng Bengkel, Ahmad Riady, mengapresiasi Diskominfo Kota Palangka Raya yang memilih wilayahnya sebagai lokasi sosialisasi literasi digital sekaligus pembentukan KIM.
Menurut Ahmad, kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang pesat. Ia berharap KIM dapat membantu pemerintah kelurahan menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Kami berharap kehadiran KIM dapat menjadi mitra pemerintah kelurahan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus mendorong warga agar semakin bijak bermedia digital,” tambahnya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















