Highlight Berita:
Headline.co.id, Jakarta ~ Jadwal Indonesia vs Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pertandingan mempertemukan juara Grup A dan Grup B dalam laga penentuan gelar, dengan Indonesia datang setelah mengumpulkan tujuh poin dan Thailand enam poin pada fase grup. Live Indonesia vs Thailand disiarkan melalui SCTV dan Indosiar serta tersedia melalui streaming Vidio. Untuk mendukung pelaksanaan pertandingan, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta menyiapkan 80 petugas, pengaturan lalu lintas situasional, dan rute alternatif di sekitar GBK.
Pertandingan ini tidak hanya menjadi duel untuk memperebutkan gelar FIFA ASEAN Cup 2026, tetapi juga mempertemukan kembali Indonesia dan Thailand dalam partai final kompetisi regional. Sebelum laga ini, kedua tim tercatat sudah empat kali bertemu di final Piala Tiger atau Piala AFF dan Indonesia selalu gagal menjadi pemenang.
Berikut penjelasan mengenai jadwal pertandingan, perjalanan kedua tim menuju final, pemain yang menjadi perhatian, hingga rute alternatif yang disiapkan untuk masyarakat selama pertandingan berlangsung.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kapan Jadwal Indonesia vs Thailand?
Final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia dan Thailand digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin, 5 Oktober 2026. Kick-off dijadwalkan pukul 20.00 WIB.
Siaran langsung pertandingan tersedia melalui SCTV dan Indosiar. Penggemar juga dapat menyaksikan pertandingan melalui layanan streaming Vidio.
Dengan demikian, jadwal Indonesia vs Thailand menjadi agenda utama Timnas Indonesia setelah menyelesaikan fase grup sebagai juara Grup A.
Bagaimana Perjalanan Indonesia dan Thailand ke Final?
Indonesia lolos ke final setelah mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan. Garuda mencetak 11 gol dan hanya kebobolan dua kali selama fase grup.
Kepastian menjadi juara Grup A diraih setelah Indonesia menang telak 9-2 atas Bangladesh pada pertandingan terakhir, Kamis (1/10). Hasil tersebut memastikan tim asuhan John Herdman melangkah ke partai puncak.
Thailand juga mencapai final sebagai juara grup. Mereka mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan, mencetak tujuh gol, dan kebobolan dua kali.
Pada pertandingan terakhir Grup B, Thailand kalah 1-2 dari Filipina pada Jumat (2/10). Meski demikian, Thailand tetap berada di posisi teratas grup dan berhak tampil di final.
Apa Catatan Pertemuan Indonesia dan Thailand di Final?
Sebelum final FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia dan Thailand telah empat kali bertemu pada pertandingan final kompetisi regional yang sebelumnya dikenal sebagai Piala Tiger dan Piala AFF.
Dalam empat final tersebut, Indonesia selalu gagal mengalahkan Thailand. Catatan itu menjadi salah satu latar penting menjelang pertandingan di GBK, meskipun pelatih Indonesia John Herdman tidak menjadikannya sebagai fokus utama.
Herdman menilai komposisi pemain kedua tim memiliki karakteristik berbeda. “Mereka memiliki jumlah penampilan internasional yang lebih banyak daripada kami. Di banyak posisi, kami memiliki pemain dengan postur yang lebih tinggi. Mereka memiliki rata-rata usia yang lebih tua, sedangkan kami lebih muda,” tuturnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Herdman melihat pertandingan berdasarkan kondisi skuad saat ini, bukan semata-mata catatan pertemuan pada final sebelumnya.
Siapa Pemain yang Menjadi Perhatian?
Indonesia diperkirakan membawa kekuatan terbaik menghadapi Thailand. Mitchell Baker dan Ole Romeny disebut menjadi dua pemain yang bersinar ketika Garuda mengalahkan Bangladesh.
Di lini tengah, Joey Pelupessy dan Ivar Jenner berpeluang menjadi bagian penting dalam upaya Indonesia menghadapi permainan Thailand. Pada kubu lawan terdapat Chanathip Songkrasin yang didukung Sarach Yooyen.
Dengan kualitas pemain yang dimiliki kedua tim, pertandingan berpotensi berjalan ketat terutama dalam perebutan kendali permainan di lini tengah. Bagi Indonesia, final di kandang sendiri menjadi kesempatan untuk memaksimalkan momentum setelah kemenangan besar atas Bangladesh.
Bagaimana Pengaturan Lalu Lintas dari Arah Selatan dan Utara?
Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta menyiagakan 80 petugas untuk membantu pengaturan lalu lintas. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin menyatakan pengaturan dilakukan secara situasional selama pelaksanaan pertandingan.
“Kami mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan untuk mengikuti arahan petugas di lapangan, menyesuaikan waktu perjalanan, serta memanfaatkan rute alternatif yang tersedia guna mendukung kelancaran lalu lintas selama pelaksanaan pertandingan,” kata Budi dalam siaran resminya, Senin.
Dari arah Selatan, pengguna jalan dari Blok M menuju Utara atau Tanah Abang dapat melalui Jalan Panglima Polim, Jalan Kyai Maja, Jalan Sultan Iskandar Muda dengan berputar di depan Gandaria City, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Penjernihan, dan Jalan KH. Mas Mansyur.
Perjalanan dari Blok M menuju Barat atau Slipi dapat melalui Jalan Panglima Polim, Jalan Kyai Maja, Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, dan Jalan Letjen S. Parman.
Sementara itu, perjalanan dari Blok M menuju Timur atau Kampung Melayu dapat diarahkan melalui Jalan Trunojoyo, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Gunawarman, Jalan Senopati, Jalan Suryo, Jalan Kapten Tendean, Jalan H.R. Rasuna Said, Jalan Prof. Dr. Satrio, dan Jalan Raya Casablanca.
Dari arah Utara, perjalanan Tanah Abang menuju Blok M dapat menggunakan Jalan KH. Mas Mansyur, Jalan Penjernihan, Jalan Pejompongan, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Kebayoran Baru, Jalan Kyai Maja, dan Jalan Panglima Polim.
Rute Alternatif dari Arah Barat dan Timur
Dari arah Barat, masyarakat yang bergerak dari Slipi menuju Selatan atau Blok M dapat menggunakan Jalan Letjen S. Parman, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Kebayoran Baru, Jalan Pakubuwono VI, Jalan Bumi, Jalan Kyai Maja, dan Jalan Panglima Polim.
Untuk perjalanan dari Slipi menuju Timur atau Tebet, rute alternatif yang disiapkan meliputi Jalan S. Parman, Jalan Pejompongan, Jalan Penjernihan, Jalan RM Margono, Jalan Galunggung, Jalan Dr. Saharjo, Jalan Prof. Dr. Soepomo, dan Jalan MT Haryono.
Sementara dari arah Timur, pengguna jalan dari Tebet menuju Barat atau Slipi dapat melalui Jalan Kapten Tendean, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Trunojoyo, Jalan Kyai Maja, Jalan Sultan Iskandar Muda dengan berputar di depan Gandaria City, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, dan Jalan Letjen S. Parman.
Seluruh pengaturan tersebut bersifat situasional. Masyarakat yang tidak berkepentingan menuju kawasan GBK dapat mempertimbangkan rute alternatif yang telah disiapkan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Bagi penonton, jadwal Indonesia vs Thailand tetap dimulai pukul 20.00 WIB. Pertandingan menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk berusaha meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus mencoba mengubah catatan buruk dalam empat final regional sebelumnya melawan Thailand.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















