Headline.co.id, Sleman ~ Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Condongcatur 4 menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Padukuhan Gempol, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini ditujukan kepada para kader posyandu untuk menjelaskan mekanisme pendistribusian makanan bergizi sekaligus mendata calon penerima manfaat. Pendataan dilakukan agar bantuan Program MBG dapat disalurkan secara tepat sasaran.
Sosialisasi Program MBG tersebut menjadi tahap awal penyiapan pendistribusian makanan bergizi bagi kelompok sasaran di Padukuhan Gempol. Selain memperoleh pemahaman mengenai mekanisme penyaluran, para kader posyandu juga dilibatkan dalam proses pendataan calon penerima manfaat.
Program MBG Perkuat Intervensi Gizi Ibu dan Anak
Dukuh Gempol Ari Susanti mengapresiasi perhatian pemerintah melalui Program MBG. Ia berharap intervensi gizi tersebut dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak secara signifikan di wilayahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Semoga program ini mampu meningkatkan status gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, sekaligus mendukung percepatan pencegahan stunting di Padukuhan Gempol,” ujar Ari.
Kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita menjadi sasaran sosialisasi karena pemenuhan gizi pada masa tersebut berkaitan dengan kesehatan ibu serta proses tumbuh kembang anak. Dalam kegiatan itu, SPPG Condongcatur 4 memberikan penjelasan mengenai distribusi makanan bergizi kepada kader posyandu yang akan mendukung pelaksanaan di lapangan.
Pentingnya Gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan
Ahli Gizi SPPG Condongcatur 4 Hanindya K. menekankan pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Menurut dia, kebutuhan nutrisi perlu diperhatikan sejak masa kehamilan, pemberian ASI eksklusif, hingga penyediaan makanan pendamping ASI (MPASI) yang berkualitas.
Pemenuhan nutrisi pada periode tersebut, kata Hanindya, sangat menentukan kemampuan kognitif serta tumbuh kembang balita. Karena itu, edukasi mengenai gizi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Program MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Padukuhan Gempol.
Sosialisasi kepada kader posyandu diharapkan dapat memperjelas sasaran penerima serta mekanisme pendistribusian makanan. Data calon penerima yang dihimpun menjadi dasar agar bantuan diberikan kepada kelompok yang telah ditetapkan.
Distribusi MBG Mengacu SOP
Asisten Lapangan SPPG Condongcatur 4 Pambudi T.Y.R. memastikan pendistribusian makanan akan mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat. Penerapan SOP tersebut ditujukan untuk menjaga kualitas dan mutu makanan serta memastikan bantuan diterima tepat waktu oleh penerima manfaat di lapangan.
Dengan sosialisasi dan pendataan tersebut, pelaksanaan Program MBG di Padukuhan Gempol disiapkan melalui koordinasi SPPG Condongcatur 4 dan kader posyandu. Program ini menyasar ibu hamil, ibu menyusui, serta balita sebagai kelompok penerima manfaat.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.














