Headline.co.id, Ternate ~ Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman mendorong generasi muda menjadikan bahasa sebagai sarana membangun karakter, memperkuat identitas budaya, dan menghadapi persaingan global. Pesan itu disampaikan Tauhid saat membuka Festival Bulan Bahasa 2026 di SD Katolik Santa Theresia Ternate, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan bertema “Merawat Bahasa, Mengakar pada Budaya, Menginspirasi” tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Pelindung Sekolah Santa Theresia. Melalui festival itu, generasi muda didorong meningkatkan kemampuan berbahasa, menghargai bahasa daerah, serta membangun kecakapan komunikasi yang sehat di tengah perkembangan teknologi digital.
Festival Bulan Bahasa 2026 Jadi Ruang Penguatan Karakter
Tauhid mengatakan Festival Bulan Bahasa 2026 tidak hanya berisi kegiatan untuk menunjukkan kemampuan peserta didik dalam membaca, menulis, berpidato, atau berkreasi melalui karya sastra. Menurut dia, festival tersebut juga menjadi ruang pendidikan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa, memperkuat kemampuan berkomunikasi, serta membangun keberanian dan kreativitas.
“Festival Bulan Bahasa bukan sekadar kegiatan untuk menampilkan kemampuan membaca, menulis, berpidato, maupun berkreasi melalui karya sastra. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa, memperkuat kemampuan berkomunikasi, serta membangun keberanian dan kreativitas peserta didik,” ujar Tauhid.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pendidikan Katolik Keuskupan Amboina Perwakilan Maluku Utara dan keluarga besar Sekolah Santa Theresia. Menurut Tauhid, keduanya konsisten berkontribusi dalam pendidikan serta pembentukan karakter generasi muda di Ternate.
Bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah Perlu Berjalan Seiring
Dalam kesempatan itu, Tauhid menekankan pentingnya penguasaan bahasa Indonesia yang berjalan seiring dengan penghargaan terhadap bahasa daerah. Bahasa daerah, kata dia, merupakan bagian dari identitas budaya lokal yang perlu tetap dihargai oleh generasi muda.
Selain bahasa Indonesia dan bahasa daerah, generasi muda juga perlu menguasai bahasa asing. Kemampuan tersebut dipandang sebagai bekal untuk menghadapi perkembangan dan persaingan global.
Pesan tersebut disampaikan dalam konteks pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik. Bahasa tidak hanya dipandang sebagai alat menyampaikan gagasan, tetapi juga sebagai sarana untuk mengenali identitas budaya, membangun keberanian, serta mengembangkan kreativitas.
Wali Kota Ternate Ingatkan Etika Komunikasi di Era Digital
Tauhid juga mengingatkan pentingnya etika berkomunikasi dan kemampuan berpikir kritis di tengah perkembangan teknologi digital. Menurut dia, kecakapan berbahasa perlu diarahkan untuk membangun komunikasi yang sehat dan memperkuat persatuan.
Ia juga mengaitkan peringatan Hari Pelindung Sekolah Santa Theresia dengan penanaman nilai keteladanan, kepedulian, dan kasih dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk membentuk sumber daya manusia yang berintegritas sebagai bagian dari semangat Ternate Berkualitas.
Peringatan Hari Pelindung Sekolah Santa Theresia menjadi bagian dari rangkaian Festival Bulan Bahasa 2026. Kegiatan itu mempertemukan agenda penguatan kemampuan berbahasa dengan pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Komisi III DPRD Kota Ternate Bilhan Gamaliel, jajaran Dinas Pendidikan Kota Ternate, Kepala SD Katolik Santa Theresia Ternate, serta Sekretaris PGRI Kota Ternate beserta jajaran.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















