Headline.co.id ~ David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) memenangi balapan Moto3 di Motegi setelah menahan tekanan Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team) pada pertarungan lap terakhir. Almansa merebut kemenangan ketiganya pada musim 2026 setelah mengamankan posisi terdepan di tengah persaingan ketat yang berlangsung hingga tikungan terakhir. Quiles finis kedua, sedangkan Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) menempati posisi ketiga. Hasil ini membuat Quiles belum dapat mengunci gelar juara dan masih memiliki peluang berikutnya di Indonesia dalam sepekan.
Kemenangan David Almansa di Moto3 Motegi diraih setelah ia dan Quiles mampu melepaskan diri dari rombongan pada fase akhir balapan. Quiles sempat beberapa kali mencari celah untuk menyalip, tetapi Almansa menempatkan motornya secara presisi di jalur balap hingga mampu mempertahankan posisi pertama.
Sejak awal, Almansa langsung mengambil holeshot. Pada Lap 1, ia terlibat duel dengan Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) di Tikungan 5, tetapi tetap mampu mempertahankan keunggulan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
David Muñoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) berada di posisi ketiga, sementara Quiles menempati posisi keempat. Balapan tersebut menjadi kesempatan pertama bagi Quiles untuk mengunci gelar juara.
Pada Lap 3, Uriarte mengambil alih posisi terdepan di Tikungan 3. Almansa berada di belakangnya dengan Muñoz mengikuti. Namun, Muñoz kemudian kehilangan posisi setelah disalip Quiles dan Carpe. Carpe pun segera naik ke posisi ketiga.
Kesalahan Quiles di penghujung Lap 4 membuatnya tertinggal tujuh persepuluh detik dari tiga pembalap terdepan. Almansa, Uriarte, dan Carpe menjadi pembalap yang berusaha menunda perayaan gelar Quiles.
Persaingan Moto3 Motegi Mengerucut
Memasuki Lap 5, delapan pembalap tergabung dalam rombongan terdepan. Rico Salmela (Red Bull KTM Tech3) berada di posisi kelima, disusul pembalap tuan rumah Ryusei Yamanaka (AEON Credit – MT Helmets – MSI) dan Matteo Bertelle (LEVEL UP – MTA).
Almansa sempat turun ke posisi ketiga setelah disalip Carpe di Tikungan 9. Muñoz juga mengalami penurunan posisi hingga berada di urutan kedelapan setelah dilewati Yamanaka dan Bertelle secara beruntun.
Perubahan penting terjadi pada Lap 8. Uriarte, yang saat itu memimpin balapan, mendapat hukuman dua Long Lap Penalty karena timnya mengerjakan motor di grid setelah papan tiga menit ditampilkan.
Hukuman tersebut membuat Almansa kembali mendapatkan ruang dan mengambil alih posisi terdepan. Ia mencatatkan waktu tercepat dalam dua lap beruntun, tetapi belum mampu menjauh dari kejaran Carpe.
Quiles terus mendekat dari posisi ketiga. Pada Lap 12, ia masuk ke dalam persaingan kemenangan setelah menyalip Carpe di Tikungan 5 untuk merebut posisi kedua.
Quiles Gagal Menyalip di Lap Terakhir
Dengan lima lap tersisa, Quiles melakukan kesalahan di Tikungan 8. Ia sempat tertinggal satu detik dari Almansa dan kembali berada dalam tekanan Carpe.
Namun, Quiles segera memperkecil jarak hingga hanya setengah detik dari Almansa. Carpe kemudian berada cukup jauh di belakang, tetapi tetap aman di posisi ketiga. Situasi itu membuat kemenangan kembali ditentukan melalui duel Almansa dan Quiles pada lap terakhir.
Quiles terus menempel Almansa saat keduanya memasuki sektor terakhir. Di Tikungan 11, Quiles mencoba melakukan pengereman lebih dalam, tetapi Almansa mampu mengambil jalur dengan tepat dan menutup peluang tersebut.
Kesempatan lain datang di Tikungan 13 dan 14. Almansa kembali menempatkan motornya untuk menghalangi serangan Quiles. Ia akhirnya melewati garis finis di posisi pertama untuk meraih kemenangan ketiga pada 2026.
Quiles harus puas di posisi kedua. Ia masih memiliki kesempatan untuk mengamankan gelar pada balapan berikutnya di Indonesia dalam sepekan. Sementara itu, podium ketiga menjadi podium ketujuh Carpe pada musim 2026.
Uriarte Bangkit Setelah Hukuman
Setelah menjalani dua Long Lap Penalty, Uriarte mampu bangkit dan finis di posisi keempat. Ia berada di depan Salmela, yang menyamai hasil terbaik sepanjang kariernya dengan finis kelima.
Bertelle menempati posisi keenam, diikuti Muñoz dan Yamanaka. Bagi Yamanaka, hasil tersebut menjadi pencapaian terbaiknya musim ini, sekaligus hasil terbaiknya saat tampil di kandang sendiri.
Joel Esteban (LEVEL UP – MTA) finis di posisi kesembilan, sedangkan Adrian Cruces (CIP GreenPower) melengkapi posisi 10 besar Moto3 Grand Prix Motegi.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















