Headline.co.id, Lumajang ~ Hasil pisang Lumajang diperkirakan turun hingga sekitar 40 persen akibat kondisi lahan yang kering karena fenomena El Nino. Pemerintah Kabupaten Lumajang menyiapkan Project Horticulture Development in Dryland Areas (HDDAP) untuk menjaga produktivitas komoditas hortikultura. Strategi tersebut diterapkan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dengan pengelolaan pertanian dari sisi produksi hingga pascapanen. Langkah ini dilakukan karena ketersediaan air dan pengelolaan lahan menjadi faktor penting dalam mempertahankan pertumbuhan tanaman pada kondisi cuaca yang lebih kering.
Hasil Pisang Lumajang Terdampak Kondisi Kering
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang menyebut pisang sebagai salah satu komoditas hortikultura yang terdampak kondisi kering. Penurunan hasil komoditas tersebut diperkirakan mencapai sekitar 40 persen.
Kepala Bidang Hortikultura DKPP Kabupaten Lumajang Hendra Suwandaru mengatakan dampak terhadap komoditas pisang cukup besar. Pernyataan itu disampaikannya di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Jumat (2/10/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Untuk komoditas pisang juga terdampak besar, sampai 40 persen hasilnya. Kita sudah ada Project HDDAP untuk lahan kering yang kita garap dari hulu sampai hilir,” ujar Hendra.
Menurut Hendra, kondisi pertanian di lahan kering menghadapi tantangan yang tidak hanya berkaitan dengan proses budidaya. Ketersediaan air juga menjadi faktor utama untuk menjaga pertumbuhan tanaman ketika cuaca berlangsung lebih kering.
HDDAP Kelola Hortikultura dari Hulu hingga Hilir
Project HDDAP diarahkan untuk menangani pengembangan hortikultura di lahan kering secara terpadu. Pengelolaan tersebut mencakup dukungan produksi, penguatan infrastruktur, pengaturan irigasi, hingga penanganan hasil pertanian setelah panen.
Hendra mengatakan pengelolaan irigasi menjadi bagian penting dalam strategi tersebut. Dukungan pengairan diperlukan untuk membantu menjaga pertumbuhan tanaman dan mempertahankan produktivitas komoditas hortikultura, termasuk pisang.
“Mulai irigasi sampai nanti pascapanen kita garap semua untuk bisa meningkatkan hasil petani,” katanya.
Dengan pendekatan dari hulu hingga hilir, petani tidak hanya mendapatkan dukungan pada tahap budidaya. Pengelolaan hasil setelah panen juga menjadi bagian dari upaya yang disiapkan melalui Project HDDAP.
Pengelolaan Air Jadi Fokus Pertanian Lahan Kering
Hendra menilai dukungan pengelolaan air penting bagi komoditas pisang karena kondisi kering dapat memengaruhi produktivitas tanaman. Dalam situasi tersebut, penguatan infrastruktur irigasi menjadi salah satu unsur yang diperhatikan dalam pengembangan hortikultura di lahan kering.
Selain irigasi, Project HDDAP juga mencakup penanganan pascapanen. Dukungan itu ditujukan agar pengelolaan komoditas dilakukan secara menyeluruh, tidak berhenti pada tahap produksi di lahan.
Pemkab Lumajang berupaya memperkuat pengelolaan kawasan hortikultura lahan kering melalui Project HDDAP. Upaya tersebut dilakukan agar produksi pertanian tetap terjaga di tengah kondisi kering akibat fenomena El Nino sekaligus mendukung produktivitas petani.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















