Headline.co.id, Jakarta ~ Lionel Messi semakin mengukuhkan dominasinya di Piala Dunia 2026 setelah memborong dua gol saat Argentina mengalahkan Austria 2-0 pada laga Grup J yang berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Texas, Selasa (23/6/2026) dini hari WIB. Tambahan dua gol tersebut membuat kapten Argentina kokoh di puncak daftar top skor sementara turnamen dengan koleksi lima gol.
Penampilan gemilang Messi tidak hanya membantu Argentina mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026, tetapi juga memperlebar jarak dari para pesaingnya dalam perebutan gelar pencetak gol terbanyak. Hingga pertandingan kedua fase grup, belum ada pemain lain yang mampu menyamai produktivitas bintang Inter Miami tersebut.
Dua gol yang dicetak ke gawang Austria sekaligus mempertegas status Messi sebagai pemain paling berpengaruh bagi Albiceleste sepanjang turnamen. Seluruh lima gol Argentina di Piala Dunia 2026 sejauh ini lahir dari kaki pemain berusia 38 tahun tersebut.
Messi Unggul dari Para Pesaing
Messi kini memimpin daftar top skor sementara dengan lima gol. Torehan tersebut diperoleh setelah sebelumnya ia mencetak hattrick saat Argentina menundukkan Aljazair 3-0 pada laga perdana Grup J.
Di bawah Messi terdapat sejumlah nama yang mengoleksi tiga gol, di antaranya Denis Undav dari Jerman, Jonathan David dari Kanada, dan Kylian Mbappe dari Prancis.
Performa tajam Messi membuatnya menjadi kandidat terkuat untuk meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026 apabila mampu mempertahankan konsistensinya hingga fase gugur.
Daftar top skor sementara Piala Dunia 2026:
- Lionel Messi (Argentina) – 5 gol
- Denis Undav (Jerman) – 3 gol
- Jonathan David (Kanada) – 3 gol
- Kylian Mbappe (Prancis) – 3 gol
Sementara sejumlah pemain lain masih membuntuti dengan koleksi dua gol.
Seluruh Gol Argentina Dicetak Messi
Kontribusi Messi di Piala Dunia 2026 sejauh ini terbilang luar biasa. Dari total lima gol yang telah dicetak Argentina dalam dua pertandingan, semuanya berasal dari sang kapten.
Pada laga melawan Austria, Messi sebenarnya sempat gagal memanfaatkan peluang emas setelah tendangan penaltinya melenceng dari sasaran. Namun, kegagalan tersebut tidak memengaruhi performanya sepanjang pertandingan.
Messi berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-38 melalui sepakan kaki kiri memanfaatkan umpan Facundo Medina. Gol kedua lahir pada masa injury time ketika ia menyambar bola liar di dalam kotak penalti Austria untuk memastikan kemenangan Argentina.
Produktivitas tersebut menjadi bukti bahwa Messi masih mampu tampil menentukan meski telah memasuki usia 38 tahun.
Rekor Bersejarah di Piala Dunia
Selain memimpin daftar top skor sementara, Messi juga mencatatkan sejarah baru di panggung Piala Dunia.
Gol pertamanya ke gawang Austria membuat koleksi gol Messi di putaran final Piala Dunia mencapai 17 gol dan melewati rekor milik legenda Jerman, Miroslav Klose, yang sebelumnya memegang rekor dengan 16 gol.
Gol kedua yang dicetak pada menit ke-90+5 semakin mempertegas pencapaiannya dengan total 18 gol sepanjang karier di Piala Dunia.
Catatan tersebut menjadikan Messi sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Scaloni Puji Ketajaman Sang Kapten
Pelatih Argentina Lionel Scaloni memberikan apresiasi atas kontribusi besar Messi dalam kemenangan atas Austria.
“Saya sangat senang dengan performa Leo, dia mencetak gol lagi ketika kami menderita,” ujar Scaloni seperti dikutip Reuters.
Menurut Scaloni, Austria memberikan perlawanan yang sulit sehingga gol kedua Messi pada penghujung laga menjadi sangat penting untuk mengamankan kemenangan.
“Tadi itu rumit. Kami mendapat ketenangan pikiran yang kami butuhkan jelang akhir,” kata Scaloni.
Argentina Fokus Hadapi Yordania
Kemenangan atas Austria membuat Argentina memuncaki klasemen Grup J dengan enam poin dan memastikan langkah ke babak 32 besar.
Meski sudah lolos, Argentina masih memiliki satu pertandingan tersisa melawan Yordania pada 28 Juni 2026 untuk menentukan posisi akhir di klasemen grup.
Dengan performa Messi yang sedang berada di level terbaiknya, Argentina kini tidak hanya menjadi kandidat kuat juara grup, tetapi juga salah satu favorit utama untuk mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada edisi sebelumnya.
Jika ketajaman Messi terus berlanjut di fase gugur, peluangnya untuk mengakhiri Piala Dunia 2026 sebagai top skor turnamen semakin terbuka lebar.


















