Headline.co.id, Bandung ~ PERSIB U18 akan menghadapi PSIS Semarang pada laga perdana babak pendahuluan Grup B Elite Pro Academy (EPA) ONE musim 2026/27. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu, 3 Oktober 2026. Persib U18 tampil sebagai tuan rumah dan berupaya memaksimalkan laga pembuka dengan permainan menyerang sejak awal. Pelatih PERSIB U18, Tito Agung Setiawan, menyatakan komposisi timnya telah siap menghadapi pertandingan tersebut.
Persib U18 berada di Grup B bersama Arema FC, Borneo FC, Garuda United, Persijap Jepara, Persis Solo, PSIM Yogyakarta, dan PSIS Semarang. Laga melawan PSIS menjadi ujian pertama bagi tim Maung Ngora dalam kompetisi EPA ONE musim 2026/27.
Komposisi Persib U18 Sudah Lengkap
Tito mengatakan, skuad PERSIB U18 dibentuk melalui proses pembinaan berkelanjutan. Mayoritas pemain merupakan bagian dari tim EPA Super League U16 pada musim sebelumnya. Persib juga menambah sejumlah pemain melalui program seleksi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Mayoritas pemain berasal dari tim U16 tahun kemarin dan beberapa pemain hasil seleksi. Melihat kekuatan tim, saya cukup optimistis setelah melihat bagaimana adaptasi para pemain terhadap game model yang akan kami mainkan,” kata Tito, Jumat, 2 Oktober 2026.
Menurut Tito, komposisi timnya telah mencapai 100 persen menjelang pertandingan melawan PSIS Semarang. Ia menilai proses adaptasi para pemain terhadap game model yang akan diterapkan menjadi salah satu dasar optimisme menghadapi laga perdana.
Pembentukan tim dengan memadukan pemain dari EPA Super League U16 tahun lalu dan hasil seleksi menjadi bagian dari persiapan PERSIB U18. Para pemain tersebut kemudian dipersiapkan untuk menjalani kompetisi EPA ONE musim 2026/27.
Girly dan Pandu Perkuat Persib U18
Optimisme Tito juga dipengaruhi keberadaan dua pemain yang memiliki pengalaman di kompetisi EPA dan pernah memperkuat Tim Nasional Indonesia U17. Mereka adalah Girly Andrade Guevara dan Pandu Aryo Wicaksono.
Keduanya turut memperkuat Tim Nasional Indonesia U17 pada Piala Asia U17 yang berlangsung pada Mei lalu. Pengalaman tersebut dinilai memberikan pengaruh terhadap kepercayaan diri pemain lain di dalam tim.
“Kehadiran mereka memberikan dampak positif ke dalam tim. Pemain lainnya lebih percaya diri dan antusias dalam berkompetisi di dalam tim. Mereka lebih termotivasi dan terpacu untuk memberikan yang terbaik di dalam latihan dan semoga juga di pertandingan besok,” ungkap Tito.
Keberadaan Girly dan Pandu menjadi salah satu perhatian dalam persiapan PERSIB U18. Selain pengalaman yang dimiliki, keduanya juga diharapkan dapat membantu meningkatkan motivasi pemain lain saat menjalani latihan maupun pertandingan.
Tito Minta Persib U18 Waspadai PSIS
Meski bermain di kandang, Tito meminta para pemain PERSIB U18 tetap tampil penuh kewaspadaan saat menghadapi PSIS Semarang. Ia berharap kesempatan menjadi tuan rumah pada laga perdana dapat dimanfaatkan dengan baik.
Tito menekankan pentingnya pendekatan menyerang sejak awal pertandingan. Menurut dia, status sebagai tim kandang harus dimaksimalkan PERSIB U18 untuk memberikan tekanan sejak menit pertama.
“Karena main di kandang, harus bisa dimanfaatkan dengan main menyerang sejak menit pertama,” pungkasnya.
Pertandingan PERSIB U18 melawan PSIS Semarang di Stadion Arcamanik menjadi pembuka perjalanan kedua tim di babak pendahuluan Grup B EPA ONE musim 2026/27. Persib U18 akan mengawali persaingan grup dengan mengandalkan skuad yang telah dibentuk dari proses pembinaan dan seleksi pemain.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















