Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Inflasi AS Jadi Penentu Harga Emas, XAU/USD Rebound tetapi Tekanan Suku Bunga Masih Membayangi

Hendrawan by Hendrawan
42 minutes ago
in Ekonomi
Reading Time: 5 mins read
393 30
A A
0
Harga Emas Hari ini

Harga Emas Hari ini

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Harga emas menguat tipis pada perdagangan Rabu setelah bangkit dari level terendah dalam sekitar delapan pekan, ketika investor menunggu data inflasi Amerika Serikat yang menjadi salah satu acuan utama Federal Reserve dalam menentukan arah kebijakan moneter. Spot gold naik 0,3 persen menjadi US$4.193,62 per troy ounce, sedangkan kontrak berjangka emas menguat 1,1 persen ke US$4.223,47 per troy ounce. Meski mengalami rebound, kenaikan harga emas masih dibayangi tingginya harga energi, penguatan dolar AS, serta imbal hasil obligasi yang meningkatkan ekspektasi kebijakan suku bunga lebih ketat.

Contents

    • 0.1. Indonesia Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Proyek Hijau
    • 0.2. Gemarikan Diarahkan Perkuat Pangan Biru dan Ekonomi Desa
  • 1. Inflasi AS Jadi Fokus Pasar Emas
  • 2. Harga Minyak Tinggi Tambah Tekanan Inflasi
  • 3. Harga Emas Rebound, tetapi Tren Jangka Pendek Masih Tertekan
  • 4. Analisis Teknikal XAU/USD Masih Bearish

Pergerakan harga emas saat ini terutama dipengaruhi perhatian pasar terhadap Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi atau Personal Consumption Expenditures (PCE) AS. Indikator tersebut menjadi salah satu ukuran inflasi yang kerap digunakan The Fed dalam menentukan kebijakan suku bunga.

You might also like

: Menko Pangan Zulkfli Hasan hadir dalam High Level and CEO Forum on Low-Emission Rice and Sustainable Agriculture dalam rangkaian kegiatan United Nations General Assembly (UNGA) ke-81 dan NY Climate Week 2026 di New York, AS. (Dok. Kemenko Pangan)

Indonesia Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Proyek Hijau

30 September 2026
: Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamen KKP) Laksamana Madya TNI (Purn.) Didit Herdiawan Ashaf dalam Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2026 tentang Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). (Foto: Pasha Yudha Ernowo Infopublik/Igid/Youtube KKP)

Gemarikan Diarahkan Perkuat Pangan Biru dan Ekonomi Desa

30 September 2026

Analis Pasar Senior Trade Nation David Morrison mengatakan rilis Core PCE berpotensi memicu volatilitas pasar.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

“[Rabu] ini menghadirkan pembaruan terbaru mengenai Core PCE AS, ukuran inflasi pilihan The Fed, yang berpotensi mengguncang pasar sedikit,” kata David Morrison dalam sebuah catatan.

Harga emas memang mengalami kenaikan dalam perdagangan terbaru. Namun, secara bulanan logam mulia tersebut masih berada dalam tekanan setelah harga spot emas turun lebih dari 6 persen selama sebulan terakhir.

Inflasi AS Jadi Fokus Pasar Emas

Pasar menunggu perkembangan inflasi karena angka tersebut dapat menentukan seberapa agresif The Fed mempertahankan kebijakan moneter ketat.

Untuk Agustus, inflasi inti PCE yang tidak memasukkan harga pangan dan energi diperkirakan naik menjadi 0,3 persen secara bulanan dari sebelumnya 0,2 persen. Sementara inflasi PCE keseluruhan diproyeksikan meningkat menjadi 0,4 persen dari 0,2 persen.

Secara tahunan, PCE inti diperkirakan berada di level 3,3 persen, sedangkan PCE keseluruhan diproyeksikan mencapai 3,7 persen. Angka tersebut masih jauh berada di atas target inflasi The Fed sebesar 2 persen.

Perkembangan tersebut menjadi penting bagi harga emas karena kebijakan suku bunga tinggi dapat meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

The Fed sebelumnya telah menaikkan suku bunga sebesar seperempat poin persentase pada awal bulan sebagai bagian dari upaya menekan tekanan inflasi.

Namun, arah kebijakan berikutnya masih menjadi perhatian pasar. Presiden Fed New York John Williams menyatakan mungkin tidak terdapat “urgensi” untuk segera menaikkan kembali suku bunga pada Oktober.

Di sisi lain, hampir seluruh pejabat dalam proyeksi terbaru Komite Pasar Terbuka Federal atau FOMC masih memperkirakan adanya kenaikan suku bunga lanjutan tahun ini. Hanya dua dari 18 anggota yang tidak menyerukan setidaknya satu kali kenaikan tambahan.

Harga Minyak Tinggi Tambah Tekanan Inflasi

Selain data PCE, tingginya harga minyak turut menjadi faktor yang diperhatikan pelaku pasar.

Harga energi yang lebih tinggi dapat meningkatkan biaya di berbagai sektor perekonomian dan mendorong inflasi. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat memperkuat alasan The Fed untuk mempertahankan atau kembali menaikkan suku bunga.

Emas selama ini banyak dipandang sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi. Namun, ketika inflasi mendorong suku bunga dan imbal hasil obligasi naik, daya tarik emas dapat melemah karena logam mulia tersebut tidak menawarkan bunga.

Tekanan juga datang dari penguatan dolar AS dan tingginya imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 30 tahun tercatat melampaui 5,61 persen pada Selasa dan mencapai level yang terakhir terlihat pada 2002. Sementara imbal hasil tenor dua tahun sempat turun sekitar lima basis poin sebelum berada di sekitar 4,88 persen.

“Meningkatnya ekspektasi terhadap lebih banyak kenaikan suku bunga The Fed membuat dolar tetap kuat, imbal hasil tetap tinggi. Saya pikir kenaikan mungkin agak terbatas hari ini dan pasar akan tetap fokus pada data inflasi PCE besok dan data lapangan pekerjaan pada hari Jumat,” kata Grant.

Harga Emas Rebound, tetapi Tren Jangka Pendek Masih Tertekan

Harga emas XAU/USD sebelumnya rebound dari level terendah sekitar delapan minggu hingga mendekati US$4.180 pada awal perdagangan Asia Rabu.

Meski demikian, para ahli strategi OCBC menilai tekanan terhadap harga emas belum sepenuhnya mereda setelah logam mulia tersebut jatuh ke level terendah sekitar tujuh minggu.

Menurut OCBC, kenaikan harga minyak telah memperkuat kekhawatiran terhadap inflasi dan ekspektasi pengetatan kebijakan The Fed.

OCBC menyebut “imbal hasil obligasi Pemerintah AS yang lebih tinggi dan USD yang kuat menambah tekanan”, sementara “penembusan di bawah 4200 kemungkinan memperburuk aksi jual teknis”.

Dalam jangka pendek, OCBC melihat minyak dan respons suku bunga terkait sebagai faktor utama yang memengaruhi emas. Data ekonomi AS yang lebih lemah, termasuk PCE inti maupun Nonfarm Payrolls, atau penurunan imbal hasil obligasi dapat membantu harga emas stabil.

Sebaliknya, kenaikan lanjutan pada harga minyak dan imbal hasil berpotensi mempertahankan tekanan terhadap harga emas.

Analisis Teknikal XAU/USD Masih Bearish

Dari sisi teknikal, XAU/USD masih berada di bawah simple moving average atau SMA 100 hari serta garis tengah Bollinger Bands pada grafik harian.

Kondisi tersebut menunjukkan tekanan jangka pendek masih berlangsung meskipun emas telah rebound dari level di bawah US$4.100.

Relative Strength Index atau RSI berada di level 40,11. Posisi itu masih berada di wilayah bearish, meskipun sudah keluar dari kondisi jenuh jual sehingga menunjukkan momentum penurunan mulai sedikit mereda.

Resistance terdekat berada pada SMA 100 hari di sekitar US$4.295, kemudian garis tengah Bollinger Bands pada US$4.325. Batas atas Bollinger Bands berada di sekitar US$4.490.

Sementara support terdekat berada di sekitar US$4.165. Penembusan level tersebut berpotensi membuka ruang bagi koreksi harga emas yang lebih dalam.

Pasar juga mencermati perkembangan Timur Tengah. Qatar tengah menjadi mediator antara Washington dan Teheran dalam pembicaraan yang antara lain membahas kemungkinan pembukaan kembali Selat Hormuz.

Pembukaan jalur tersebut berpotensi memperbaiki aliran pasokan minyak global. Namun, prospek tercapainya kesepakatan masih belum jelas setelah Presiden Donald Trump menolak laporan mengenai kemungkinan keringanan sanksi terhadap Teheran, sementara Iran tetap mendorong persyaratan terkait pembukaan blokade selat.

Dengan harga minyak yang masih tinggi, tekanan inflasi tetap menjadi perhatian pasar. Kondisi tersebut membuat data PCE AS menjadi salah satu faktor utama yang berpotensi menentukan arah kebijakan The Fed sekaligus pergerakan harga emas dalam jangka pendek.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: harga emasinflasiInflasi AS

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

: Menko Pangan Zulkfli Hasan hadir dalam High Level and CEO Forum on Low-Emission Rice and Sustainable Agriculture dalam rangkaian kegiatan United Nations General Assembly (UNGA) ke-81 dan NY Climate Week 2026 di New York, AS. (Dok. Kemenko Pangan)

Indonesia Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Proyek Hijau

by Fajar Ari Wibowo
30 September 2026
0

Headline.co.id ~ Indonesia menawarkan insentif melalui mekanisme pasar karbon kepada investor yang menanamkan modal pada proyek hijau. Tawaran tersebut disampaikan...

: Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamen KKP) Laksamana Madya TNI (Purn.) Didit Herdiawan Ashaf dalam Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2026 tentang Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). (Foto: Pasha Yudha Ernowo Infopublik/Igid/Youtube KKP)

Gemarikan Diarahkan Perkuat Pangan Biru dan Ekonomi Desa

by Fajar Ari Wibowo
30 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ – Pemerintah mengarahkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) agar terintegrasi dengan produksi perikanan, pemenuhan gizi, dan penguatan...

: Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono bersama Gubernur Bali Wayan Koster dalam acara Groundbreaking PPN Pengambengan di Jembrana, Bali, Selasa (29/9/2026). (Dok. KKP)

PPN Pengambengan Dikembangkan Jadi Pelabuhan Kelas Dunia

by Fajar Ari Wibowo
30 September 2026
0

Headline.co.id, Jembrana ~ Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memulai pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan di Jembrana, Bali, untuk menjadikannya...

: Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menggalang dukungan negara-negara anggota International Civil Aviation Organization (ICAO) untuk pencalonan Indonesia sebagai Anggota Dewan ICAO Part III periode 2026–2028. (Foto: Humas Kemenhub)

Indonesia Galang Dukungan Kembali Duduki Dewan ICAO 2026–2028

by Fajar Ari Wibowo
30 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Indonesia menggalang dukungan negara-negara anggota International Civil Aviation Organization (ICAO) untuk kembali menjadi anggota Dewan ICAO Part...

: Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno dalam Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2026 tentang Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan. (Foto: Pasha Yudha Ernowo Infopublik/Igid/Youtube KKP)

Produksi Ikan Jateng 975.792 Ton, Konsumsi Lokal Didorong

by Fajar Ari Wibowo
30 September 2026
0

Headline.co.id ~ Produksi ikan Jawa Tengah mencapai 975.792 ton pada 2025, terdiri atas perikanan tangkap dan budidaya. Namun, tingginya produksi...

: Kegiatan donor darah berlangsung di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Foto: Humas Kementerian ATR/BPN)

Donor Darah ATR/BPN Libatkan Lebih dari 300 Pegawai

by Fajar Ari Wibowo
30 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Lebih dari 300 pegawai Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengikuti aksi donor darah dalam...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Tundukkan Ahletic Bilbao 2-0, Barcelona Kuasai Puncak La Liga Diawal

Barcelona Unggul 2-0 atas Athletic Bilbao, Puncaki Klasemen La Liga

28 August 2026
Polda Kaltim Sambut Satgas Edukasi Polri, Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla di Masyarakat

Polda Kaltim dan Satgas Edukasi Polri Bersinergi Cegah Karhutla

29 August 2026
Pemerintah Jamin Ketersediaan Beras Nasional Aman, Serapan CBP Meningkat di Awal 2026

Pemerintah Jamin Ketersediaan Beras Nasional Aman, Serapan CBP Meningkat di Awal 2026

5 February 2026
: Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taufik, menerima audiensi jajaran BMKG di Ruang Kerja Sekda Aceh, Banda Aceh, Senin (28/9/2026), membahas penguatan sinergi informasi cuaca, iklim, dan kebencanaan untuk meningkatkan kesiapsiagaan Pemerintah Aceh dan masyarakat.

Aceh Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Informasi BMKG

29 September 2026
Kapolres Metro Jakarta Pusat Resmikan Gerai Ojol Auto ke-8

Kapolres Metro Jakarta Pusat Resmikan Gerai Ojol Auto ke-8

14 November 2025
Tata Cara Melakukan Sholat Jenazah dalam Islam

Tata Cara Sholat Jenazah: Hukum, Syarat, Rukun, Sunnah

10 July 2023
Foto Mahfud MD

Mahfud Md Desak KPU RI Investigasi Sirekap Secara Independen

21 February 2024

Artikel Terbaru

: Wabup Tanah Datar Ahmad Fadly menegaskan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan satuan pendidikan untuk memperkuat koordinasi dalam pengelolaan Bantuan Operasional Sekolah (BOSP). (foto: MC Tanah Datar)

Pengelolaan Dana BOSP Tanah Datar Jadi Fokus Evaluasi BPK

1 October 2026
: Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi keberanian berinisiatif dan mengambil risiko para pelaku usaha dalam membangun industri kendaraan listrik nasional. Apresiasi tersebut disampaikan Presiden saat meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) beserta ekosistem pendukungnya di Fasilitas Produksi ALVA, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (13/08/2026). (BPMI Setpres)

Presiden Dorong Cicilan Motor Listrik Turun dan Tanpa DP

1 October 2026
: Bupati Bireuen, Mukhlis menyampaikan, menyetujui, dua Rancangan Qanun (Raqan), yakni Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Bireuen Tahun Anggaran 2026 serta Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) dalam Rapat Paripurna ke-4 Paripurna I Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027 di Ruang Sidang Utama DPRK Bireuen, Rabu (30/9/2026). - Foto: Mc.Bireuen

Perubahan APBK 2026 Bireuen Disetujui, Tunggu Evaluasi Aceh

1 October 2026
: Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) beserta ekosistem pendukungnya di Fasilitas Produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, pada Kamis (13/08/2026). (BPMI Setpres)

Motor Listrik Nasional Diluncurkan, Indonesia Bidik Kemandirian Teknologi

1 October 2026
: Gubernur Sumbar menghadiri pembukaan Mata Natsir 2026 dan Masa Ta’aruf UMN Bukittinggi di Aula Perpustakaan Proklamator Bung Hatta. (foto: MC Sumbar)

Mahyeldi Dorong Mahasiswa UMN Bukittinggi Warisi Nilai Mohammad Natsir

1 October 2026
Wakapolri Siapkan Siswa SIP, Sepolwan, SPN, dan Taruna Akpol Dukung Perlinsos

Wakapolri Siapkan Siswa Polri Dukung Perlinsos Digital

1 October 2026
Harga Emas Hari ini

Inflasi AS Jadi Penentu Harga Emas, XAU/USD Rebound tetapi Tekanan Suku Bunga Masih Membayangi

1 October 2026

Popular Story

Polisi Bongkar Dugaan Peredaran Kayu Ilegal di Rohil, 10 Ton Barang Bukti Diamankan
Hukum

Polisi Amankan 10 Ton Kayu Ilegal di Rokan Hilir

by Saddam
27 September 2026
0

Headline.co.id, Rokan Hilir ~ Polisi mengungkap dugaan tindak pidana kehutanan di Kecamatan...

Read moreDetails

Audit Syariah Baznas Sulbar Dibahas dalam Seleksi Pimpinan

Tugu Trianggulasi T695 di Sleman Disulap Jadi Destinasi Wisata

Polda Metro Jaya Layani Peserta Aksi dengan Air dan Makanan

Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan

Wabup Sergai Ajak Generasi Muda Jaga Nilai Perjuangan

Rivera Soroti Komposisi Baru Skuad Persebaya Musim 2026/2027

ETLE Satu Atap di Samsat Polda Metro Jaya Permudah Buka Blokir

Polisi Usut Dua Akun Instagram Diduga Mobilisasi Pelajar

Pemkab Sergai dan Polres Perkuat Pembinaan Karakter Pelajar

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.